<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>HMAK UPN &#34;Veteran&#34; Jawa Timur &#187; admin</title>
	<atom:link href="http://www.hmakstory.com/author/admin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.hmakstory.com</link>
	<description>The Never Ending Story</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2012 13:29:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>BUDAK DI NEGERI SENDIRI</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/budak-di-negeri-sendiri/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/budak-di-negeri-sendiri/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Oct 2011 21:25:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wahana Edukasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=163</guid>
		<description><![CDATA[Bangsa INDONESIA adalah bangsa yang kaya raya, loh jinawi, Sumber Daya Alam ( SDA ) cukup melimpah, warisan nenek moyang kita. MERDEKA!!! itulah kata para pejuang pada saat jaman kemerdekaan. Mereka berjuang susah payah untuk kemerdekaan negeri ini. Berkumpul menjadi satu untuk melawan penjajah yang sudah ratusan abad mengeruk hasil bumi pertiwi. Hingga semboyan &#8220;MERDEKA [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bangsa <strong>INDONESIA</strong> adalah bangsa yang kaya raya, loh jinawi, Sumber Daya Alam ( SDA ) cukup melimpah, warisan nenek moyang kita. MERDEKA!!! itulah kata para pejuang pada saat jaman kemerdekaan. Mereka berjuang susah payah untuk kemerdekaan negeri ini. Berkumpul menjadi satu untuk melawan penjajah yang sudah ratusan abad mengeruk hasil bumi pertiwi. Hingga semboyan<strong> &#8220;MERDEKA ATOE MATI&#8221;</strong> pun tercetus pada saat itu&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Hari ini, kita mulai disusupi penjajahan model baru, dari budaya, ekonomi, dan banyak hal yang lain. salah satu halnya adalah peran globalisasi.Seluruh produk luar negeri mulai merambah ke negeri ini, dari <strong>SHELL</strong> dan sebangsanya mulai menjual bahan bakar, <strong>PERTAMINA</strong> yang notabene adalah produk dalam negeri pun kini kalang kabut menghadapi banyaknya pesaing dari luar negeri yang sudah memasuki bumi pertiwi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-163"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>INDONESIA</strong>, di tanahmu kami lahir dari rahim ibu pertiwi, mengais rejeki dari ribuan kaum miskin yang terlantar di negeri ini&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sampai kapan kami harus terjajah baik dari rohani maupun jasmani di BUMI PERTIWI ?!!!</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Ketika MEREKA sudah sewenang-wenang dengan para penghuni negeri, MEREKA yang berlimpah uangnya, membungkam pemerintah untuk tetap diam dan patuh terhadap mereka. Disamping itu mereka membabi-buta untuk menghabisi barisan yang ingin melawan penindasan seperti yang terjadi di PAPUA. Bangsa Papua Barat secara terus menerus ditindas hak-haknya, kekayaan alamnya dirampok habis oleh perusahan tersebut tanpa ada jaminan hidup yang sehat.Tembagapura dan sekitarnya dalam situasi darurat, korban penembakan, teror dan intimidasi semakin marak dilakukan aparat keamanan milik perusahan dan pemerintah.Kondisi ini juga di perburuk dengan sikap perusahan tambang raksasa <strong>PT Freeport Indonesia</strong> milik <strong>imperialisme Amerika Serikat</strong> yang acuh tak acuh terhadap tuntutan para serikat pekerja buruh dan masyarakat adat .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Imperialisme</strong> ialah sebuah kebijakan di mana sebuah negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Sebuah contoh imperialisme terjadi pada saat negara-negara itu menaklukkan atau menempati tanah-tanah itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dulu, Bapak Proklamator kita yaitu <strong>Ir. Soekarno</strong> pernah melakukan perjanjian kepada PT. Freeport dimana tambang emas boleh dikelola oleh mereka akan tetapi <strong>80%</strong> masuk ke Indonesia dan <strong>20%</strong> boleh dimiliki oleh pihak asing. Namun pada saat Bapak Pembangunan kita yaitu <strong>Soeharto</strong>, merubah perjanjian pada tahun <strong>1967</strong> dengan <strong>PT. Freeport</strong> yang hingga kini malah menjadi <strong>80%</strong> masuk ke pihak asing, dan <strong>20%</strong> dimiliki oleh <strong>Indonesia</strong>. Melihat kondisi di <strong>PAPUA BARAT</strong> yang kini mulai kronis, marilah kita bergabung, bersatu padu untuk melawan penjajahan yang sudah turun-temurun terjadi di bumi pertiwi.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>MARI KITA DUKUNG UNTUK MENUTUP PT. FREEPORT INDONESIA PT. FREEPORT DAN mempertanggung jawabkan POLITIK, MORAL dan KEJAHATAN terhadap pelanggaran HAK ASASI MANUSIA ( HAM ) di TANAH PAPUA.</strong></p>
</blockquote>
<p>By : <a href="http://www.babycorp.name" target="_blank"><strong>ADITIA WARMA</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/budak-di-negeri-sendiri/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PENETRATION CONTEST &amp; SEMINAR NASIONAL 2011</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/penetration-contest-seminar-nasional-2011/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/penetration-contest-seminar-nasional-2011/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 01:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[PENETRATION CONTEST & SEMINAR NASIONAL 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[PENETRATION CONTEST &#38; SEMINAR NASIONAL 2011 Bekerja sama dengan : Yogyafree merupakan komunitas yang terbentuk dari persatuan rekan-rekan pecinta Technologi Informasi (TI) seluruh Indonesia dengan dedikasi untuk memajukan IT Indonesia. Komunitas ini didirikan pada tanggal 05 Juni 2004. Komunitas ini juga memiliki nama lain yaitu X-Code atau Yogya Family Code. Hingga saat ini komunitas ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>PENETRATION CONTEST &amp; SEMINAR NASIONAL 2011</strong></p>
<p><span class="forum-img-wrapper" style="display: inline; width: 300px; max-height: 300px; overflow: auto;"><img class="forum-img aligncenter" style="border: 0px none;" src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/317138_270499646307583_100000426496629_981551_1627531068_n.jpg" alt="a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/317138_270499646307583_100000426496629_981551_1627531068_n.jpg" width="283" height="400" /></span></p>
<p>Bekerja sama dengan :</p>
<p style="text-align: justify;">Yogyafree merupakan komunitas yang terbentuk dari persatuan rekan-rekan pecinta Technologi Informasi (TI) seluruh Indonesia dengan dedikasi untuk memajukan IT Indonesia. Komunitas ini didirikan pada tanggal 05 Juni 2004. Komunitas ini juga memiliki nama lain yaitu X-Code atau Yogya Family Code. Hingga saat ini komunitas ini memiliki 42.000 member forum yang tersebar di seluruh Indonesia dan beberapa negara tetangga.Dengan adanya acara ini merupakan moment yang tepat untuk memacu minat pelajar dan para pecinta IT Indonesia untuk lebih mendalami pengetahuan soal Server System Security.</p>
<p><span id="more-154"></span><a title="xcode.or.id" href="http://xcode.or.id" target="_blank"><strong>X-CODE WEBSITE</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Ide pendirian T’Lab bermula dari komunitas Techno-OS (Technology Open Source) yang merupakan komunitas kalangan mahasiswa pengguna Open Source Software dimana pada akhir tahun 2009 sepakat untuk mendirikan sebuah badan usaha yang bergerak di bidang IT, khususnya berbasis Open Source.</p>
<p style="text-align: justify;">Keyakinan akan diterimanya kami sebagai badan usaha oleh masyarakat teknologi informasi seiring bertambahnya permintaan masyarakat untuk menangani berbagai kebutuhan teknologi informasi mereka yang berbasiskan Open Source.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan baru ini didirikan pada bulan Maret 2010 dengan nama CV. Technology Open Source Laboratory dengan brand T’Lab yang merupakan akronim dari Techno-OS Laboratory, didirikan untuk memberikan pelayanan dan produk terbaik pada pelanggan. Saat ini kami memiliki sumber daya manusia dengan kreatifitas dan kemampuan yang tinggi untuk memenuhi standar kebutuhan dan harapan anda</p>
<p><a title="www.tlab.co.id" href="http://www.tlab.co.id" target="_blank"><strong>TLAB WEBSITE</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Wakhost sebagai penyedia layanan web hosting memberikan semua yang terbaik, dengan harga yang terjangkau dan pelayanannya yang memuaskan. Kantor kami berlokasi di Yogyakarta, tapi server kami berada di gedung cyber Jakarta dan semua paket hosting kami telah direview dan dikelola oleh teknisi yang berpengalaman, sehingga kami menjaga kualitas, kecepatan Load, Keamanan dan kestabilannya. Dengan senang hati kami memberikan layanan web hosting yang ter murah di indonesia serta pelayanan yang cepat dan ramah!!! kami tetap memberikan layanan hosting yang terbaik bagi semua pelanggan kami dan kami akan selalu memastikan kepuasan pelanggan di atas segala-galanya. anda dapat memilih beberapa paket hosting kami, kami menyediakan paket ekonomi, paket bisnis dan paket eksekutif yang tentunya dengan fitur yang lengkap sesuai kebutuhan anda. Tidak hanya murah saat ini anda dapat memiliki hosting dengan kapasitas tidak terbatas jadi limitas space dan bandwith sudah anda bisa tentukan mulai dari sekarang.</p>
<p><a title="wakhost.com" href="http://wakhost.com" target="_blank"><strong>WAKHOST WEBSITE</strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">BabyCorp Hosting menyediakan berbagai macam product seperti domain, hosting, bahkan pembuatan website murah namun berkualitas. Anda cukup duduk tenang dan biarkan BabyCorp Hosting mengatasi semua nya&#8230;</p>
<p><a title="www.babycorphosting.com" href="http://www.babycorphosting.com" target="_blank"><strong>BABYCORPHOSTING WEBSITE</strong></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>SEMINAR NASIONAL</strong></h2>
<p><strong>Code Event :</strong></p>
<p>(SN-071011)</p>
<p><strong>Dengan Judul :</strong></p>
<p>Pengembangan dan Implementasi Keamanan Teknologi Informasi terhadap Sistem Informasi Akuntansi &amp; Sistem Informasi Manajemen.</p>
<p><strong>Pemateri :</strong></p>
<p>- Dr. Ir. Maryono Supoyo, MS. ( <strong>Dosen UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur</strong> )</p>
<p>- Yudistira Yongki Kurniawan Budiman, S.Kom ( <strong>Founder Yogyafree | X-CODE</strong> )</p>
<p>- Novizul Evendi ( <strong>CEO T&#8217;LAB</strong> )</p>
<p><strong>Pembahasan :</strong></p>
<p>- Pentingnya Keamanan IT di bidang akuntansi &amp; manajemen</p>
<p>- Certified Ethical Hacker</p>
<p>- Security Information Technolog</p>
<p>Fasilitas :</p>
<p>Modul</p>
<p>Notes</p>
<p>Lunch</p>
<p>Sertifikat</p>
<p>Alat Tulis</p>
<p><strong>Hari, Tanggal &amp; Waktu :</strong></p>
<p>Jum&#8217;at, 07 Oktober 2011, 08.00 WIB</p>
<p><strong>Tempat :</strong></p>
<p>Ruang Seminar Aboesono Hardjanto, Gedung FE I Lt.1</p>
<p><strong>Alamat :</strong></p>
<p>Jl. Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Surabaya, 60294</p>
<p><strong>Biaya :</strong></p>
<p><strong>IDR 80.000,- ( Mahasiswa UPN )</strong></p>
<p><strong>IDR 85.000,- ( Mahasiswa Umum )</strong></p>
<p><strong>IDR 90.000,- ( Dosen / Perusahaan )</strong></p>
<p><strong>IDR 100.000,- ( Umum )</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>PENETRATION CONTEST</strong></h2>
<p><strong>Code Event :</strong></p>
<p>(PC-081011)</p>
<p><strong>Definisi :</strong></p>
<p>Lomba penetrasi / hacking yang merupakan pengaplikasian dari hasil pembahasan seminar nasional tanggal 7 Oktober 2011.</p>
<p><strong>Juri :</strong></p>
<p>Dr. Ir. Maryono Supoyo, MS. ( <strong>Dosen UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur</strong> )</p>
<p>Yudistira Yongki Kurniawan Budiman, S.Kom ( <strong>Founder Yogyafree | X-CODE</strong> )</p>
<p>Novizul Evendi ( <strong>CEO T&#8217;LAB</strong> )</p>
<p><strong>Persyaratan :</strong></p>
<p>Peserta wajib membawa laptop sendiri.</p>
<p>Peserta wajib Modem Internet Sendiri.</p>
<p>Untuk Persyaratan Lainnya dapat dilihat <a title="www.itecupn.com" href="http://www.itecupn.com" target="_blank">Di SINI</a>.</p>
<p><strong>Fasilitas :</strong></p>
<p>Modul</p>
<p>Notes</p>
<p>Lunch</p>
<p>Sertifikat</p>
<p>Alat Tulis</p>
<p><strong>Hari, Tanggal &amp; Waktu :</strong></p>
<p>Sabtu, 08 Oktober 2011, 08.00 WIB</p>
<p><strong>Tempat :</strong></p>
<p>Ruang Seminar Aboesono Hardjanto, Gedung FE I Lt.1</p>
<p><strong>Alamat :</strong></p>
<p>Jl. Raya Rungkut Madya Gunung Anyar, Surabaya, 60294</p>
<p><strong>Biaya :</strong></p>
<p><strong>IDR 70.000,-</strong></p>
<div style="text-align: center;">
<p><strong>Contact :</strong></p>
<p>+62857 3188 2000 ( Aditia Warma )</p>
<p>+62857 3024 8161 ( R. Maulana Nurushobry )</p>
</div>
<p style="text-align: center;"><strong>Our Website :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a title="www.itecupn.com" href="http://www.itecupn.com" target="_blank"><strong>DAFTAR ONLINE</strong></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Our Facebook :</strong></p>
<p style="text-align: center;"><a title="www.facebook.com/ITECUPNJATIM" href="http://www.facebook.com/ITECUPNJATIM" target="_blank"><strong>ITEC UPN</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/penetration-contest-seminar-nasional-2011/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal Remidi Tahun 2011</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/jadwal-remidi-tahun-2011/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/jadwal-remidi-tahun-2011/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Aug 2011 15:45:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal Remidi Tahun 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah Jadwal Remidi Tahun 2011 yang telah dikumpulkan oleh HMAK UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur . Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dalam artikel kali ini, Terima Kasih. SELASA, 9 AGUSTUS 2011 PUKUL MATA KULIAH 08.00 – 09.30 PENGANTAR AKUNTANSI MANAJEMEN PEMASARAN AKL 10.00 – 11.30 KEWARGANEGARAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KEWIRAUSAHAAN 12.30 – 14.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;" align="center">Berikut ini adalah Jadwal Remidi Tahun 2011 yang telah dikumpulkan oleh <strong><a title="HMAK UPN &quot;Veteran&quot; Jawa Timur" href="http://www.hmakstory.com" target="_blank">HMAK UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur</a></strong> . Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dalam artikel kali ini, Terima Kasih.</p>
<p style="text-align: left;" align="center"><span id="more-114"></span></p>
<p align="center"><strong>SELASA, 9 AGUSTUS 2011</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="115"><strong>PUKUL</strong></td>
<td valign="top" width="432"><strong>MATA KULIAH</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">08.00 – 09.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">PENGANTAR AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN PEMASARAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKL</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">10.00 – 11.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">KEWARGANEGARAAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SISTEM INFORMASI AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KEWIRAUSAHAAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">12.30 – 14.00</p>
</td>
<td valign="top" width="432">WIDYA MUAT YASA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI INTERNASIONAL</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SEMINAR AUDIT</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">16.00 – 17.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">PENGANTAR AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SISTEM INFORMASI AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI INTERNASIONAL</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KEWARGANEGARAAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN PEMASARAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">WIDYA MUAT YASA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKL</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KEWIRAUSAHAAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SEMINAR AUDIT</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><strong>RABU, 10 AGUSTUS 2011</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="115"><strong>PUKUL</strong></td>
<td valign="top" width="432"><strong>MATA KULIAH</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">08.00 – 09.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">MSDM &amp; KEPEMIMPINAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">PEMERIKSAAN AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KASUS PERPAJAKAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">10.00 – 11.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">BAHASA INDONESIA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI MANAJEMEN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN BIAYA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">12.30 – 14.00</p>
</td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN STRATEGI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">METODELOGI PENELITIAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">16.00 – 17.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">MSDM &amp; KEPEMIMPINAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KASUS PERPAJAKAN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">BAHASA INDONESIA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">PEMERIKSAAN AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN STRATEGI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI MANAJEMEN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN BIAYA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">METODELOGI PENELITIAN</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><strong>KAMIS, 11 AGUSTUS 2011</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="115"><strong>PUKUL</strong></td>
<td valign="top" width="432"><strong>MATA KULIAH</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">08.00 – 09.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">TEORI EKONOMI MIKRO</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">MANAJEMEN STRATEGI SEKTOR PUBLIK</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KASUS AKUNTANSI INDUSTRI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">10.00 – 11.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KASUS PEMERIKSAAN AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">12.30 – 14.00</p>
</td>
<td valign="top" width="432">SEMINAR AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">BUDGETING</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SISTEM AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">16.00 – 17.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">TEORI EKONOMI MIKRO</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KASUS AKUNTANSI INDUSTRI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SEMINAR AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">KASUS PEMERIKSAAN AKUNTANSI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">SEMINAR AKUNTANSI</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p align="center"><strong>JUMAT, 12 AGUSTUS 2011</strong></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="top" width="115"><strong>PUKUL</strong></td>
<td valign="top" width="432"><strong>MATA KULIAH</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">08.00 – 09.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">STATISTIKA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">ANGGARAN SEKTOR PUBLIK</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">09.45 – 11.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">PASAR MODAL &amp; INVESTASI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI SYARIAH</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115">
<p align="center">16.00 – 17.30</p>
</td>
<td valign="top" width="432">STATISTIKA</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">PASAR MODAL &amp; INVESTASI</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top" width="115"></td>
<td valign="top" width="432">AKUNTANSI SYARIAH</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/jadwal-remidi-tahun-2011/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>OSPEK 2011 Setelah Hari Raya Idul Fitri</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/ospek-2011-setelah-hari-raya-idul-fitri/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/ospek-2011-setelah-hari-raya-idul-fitri/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Jul 2011 12:01:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[OSPEK 2011 Setelah Hari Raya Idul Fitri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Program Pengenalan Kampus (PP &#38; K) tahun ini dijadwalkan pada 15-19 Agustus, bertepatan dengan bulan Ramadhan. Namun, Ormawa UPN “Veteran” Jawa Timur menolak mengadakan PP &#38; K pada bulan Ramadhan. Selain itu, BEM-U mengusulkan PP &#38; K diadakan selama dua minggu, yakni pada tanggal 12-25 September 2011. Hal ini diungkapkan BEM-U pada rapat koordinasi pelaksanaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Program Pengenalan Kampus (PP &amp; K) tahun ini dijadwalkan pada 15-19 Agustus, bertepatan dengan bulan Ramadhan. Namun, Ormawa UPN “Veteran” Jawa Timur menolak mengadakan PP &amp; K pada bulan Ramadhan. Selain itu, BEM-U mengusulkan PP &amp; K diadakan selama dua minggu, yakni pada tanggal 12-25 September 2011. Hal ini diungkapkan BEM-U pada rapat koordinasi pelaksanaan PP &amp; K (8/6).</p>
<p style="text-align: justify;">Mekanismenya adalah pada minggu pertama diadakan pengenalan fakultas dan jurusan selama empat hari. Kemudian, minggu kedua digunakan untuk pengenalan BEM-U dan UKM. Konsekuensi dari perubahan tersebut, yakni mengambil dua minggu masa perkuliahan aktif yang telah ditetapkan oleh Biro Akademik (Biro Admik). Pelaksanaan PP &amp; K selama dua minggu tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta memperkenalkan universitas secara lebih mendalam.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-98"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Admik, Poernomo Edy<strong>, </strong>menyatakan bahwa pelaksanaan PP &amp; K merupakan wewenang bidang III atau bidang Kemahasiswaan. Namun, ia memastikan bahwa mulai tanggal 12 September, perkuliahan harus aktif dan fakultas harus melaksanakan perkuliahan selama 16 kali pertemuan. Berkaitan dengan hal tersebut, Jumat (24/6) lalu diadakan rapat yang dipimpin oleh Wakil Rektor III.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah melakukan berbagai pertimbangan, Wakil Rektor III, Patrap Wiprapto memutuskan bahwa PP &amp; K dilaksanakan selama satu minggu pada 5-9 September. Hal ini dikarenakan PP &amp; K tidak mungkin diadakan pada 12-17 September. Menurut jadwal, minggu tersebut adalah minggu kedua masa perkuliahan yang umumnya sudah mulai penyampaian materi. ”Dengan konsekuensi mahasiswa baru mau tidak mau (menerima, Red) karena sudah ada jadwal bahwa pelaksanaan perkuliahan adalah 5 September harus masuk. Nanti akan dilakukan perubahan untuk surat edaran pemberitahuan agar mahasiswa baru dapat mengetahui,” jelas Patrap.</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun kecewa, BEM-U menerima keputusan tersebut dan berharap dapat melaksanakan PP &amp; K dengan baik. Keputusan ini dianggap lebih baik karena PP &amp; K diadakan seminggu setelah bulan puasa sehingga akan lebih optimal. PP &amp; K yang dilakukan selama satu minggu, menurut Fauziah Imroatus Sholihah (Teknologi Pangan/10) dirasa cukup untuk pengenalan kampus. “Lebih baik cuma satu minggu karena Ospek kan pada dasarnya pengenalan kampus, jadi satu minggu saja sudah cukup. Nggak banyak mengeluarkan dana, waktu juga nggak terbuang sia-sia,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda dengan Febry Rachmawaty (Agrobisnis/09) yang menyatakan bahwa PP &amp; K lebih baik diadakan pada 12 September. “Kalau Ospeknya tanggal 12, persiapan buat Maba dan panitia jadi lebih banyak. Jadi, Maba yang rumahnya jauh bisa Lebaran dengan tenang tanpa memikirkan Ospek,” tegasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <strong><a href="http://www.limaupn.com/berita/ospek-2011-setelah-hari-raya-idul-fitri/index.html" target="_blank">LIMA UPN</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/ospek-2011-setelah-hari-raya-idul-fitri/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dekonstruksi Pragmatisme</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/dekonstruksi-pragmatisme/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/dekonstruksi-pragmatisme/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Jul 2011 21:10:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wahana Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[makalah hajat manusia terhadap agamanya]]></category>
		<category><![CDATA[mulai ospek upn 2011]]></category>
		<category><![CDATA[Pragmatisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Pragmatisme adalah aliran pemikiran yang memandang bahwa benar tidaknya suatu ucapan, dalil, atau teori, semata-mata bergantung kepada berfaedah atau tidaknya ucapan, dalil, atau teori tersebut bagi manusia untuk bertindak dalam kehidupannya.  Ide ini merupakan budaya dan tradisi berpikir Amerika khususnya dan Barat pada umumnya, yang lahir sebagai  sebuah upaya intelektual untuk menjawab problem-problem yang terjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pragmatisme adalah aliran pemikiran yang memandang bahwa benar tidaknya suatu ucapan, dalil, atau teori, semata-mata bergantung kepada berfaedah atau tidaknya ucapan, dalil, atau teori tersebut bagi manusia untuk bertindak dalam kehidupannya.  Ide ini merupakan budaya dan tradisi berpikir Amerika khususnya dan Barat pada umumnya, yang lahir sebagai  sebuah upaya intelektual untuk menjawab problem-problem yang terjadi pada awal abad ini.  Pragmatisme mulai dirintis di Amerika oleh Charles S. Peirce (1839-1942), yang kemudian dikembangkan oleh William James (1842-1910) dan John Dewey (1859-1952).</p>
<p><span id="more-92"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Tentu saja, Pragmatisme tak dapat dilepaskan dari keberadaan dan perkembangan ide-ide sebelumnya di Eropa, sebagaimana tak bisa diingkari pula adanya pengaruh dan imbas baliknya terhadap ide-ide yang dikembangkan lebih lanjut di Eropa. William James mengatakan bahwa Pragmatisme yang diajarkannya, merupakan “nama baru bagi sejumlah cara berpikir lama”. Dan dia sendiri pun menganggap pemikirannya sebagai kelanjutan dari Empirisme Inggris, seperti yang dirintis oleh Francis Bacon (1561-1626), yang kemudian dikembangkan oleh Thomas Hobbes (1558-1679) dan  John Locke (1632-1704).  Pragmatisme, di samping itu, telah mempengaruhi filsafat Eropa dalam berbagai bentuknya, baik filsafat Eksistensialisme maupun Neorealisme dan Neopositivisme.</p>
<p style="text-align: justify;">Pragmatisme, tak diingkari telah menjadi semacam ruh yang menghidupi tubuh ide-ide dalam ideologi Kapitalisme, yang telah disebarkan Barat ke seluruh dunia melalui penjajahan dengan gaya lama maupun baru. Dalam konteks inilah, Pragmatisme dapat dipandang berbahaya karena telah mengajarkan dua sisi kekeliruan sekaligus kepada dunia–yakni standar kebenaran pemikiran dan standar perbuatan manusia– sebagaimana akan diterangkan nanti.</p>
<p style="text-align: justify;">Atas dasar itu, mereka yang bertanggung jawab terhadap kemanusiaan tak dapat mengelak dari sebuah tugas mulia yang menantang, yakni menjinakkan bahaya Pragmatisme dengan mengkaji dan mengkritisinya, sebagai landasan strategis untuk melakukan dekonstruksi (penghancuran bangunan ide) Pragmatisme, sekaligus untuk mengkonstruk ideologi dan peradaban Islam sebagai alternatif dari Kapitalisme yang telah mengalami pembusukan dan hanya menghasilkan penderitaan pedih bagi umat manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hakikat Pragmatisme</strong></p>
<p>Deskripsi mengenai Pragmatisme akan diawali dengan penjelasan ringkas tentang sejarah mata rantai pemikiran Barat, agar diperoleh gambaran komprehensif tentang posisi Pragmatisme dalam konstelasi pemikiran Barat.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>a. Asal Usul Pragmatisme</strong></p>
<p>Setelah melalui Abad Pertengahan (abad V-XV M) yang gelap dengan ajaran gereja yang dominan, Barat mulai menggeliat dan bangkit dengan Renaissance, yakni suatu gerakan atau usaha –yang berkisar antara tahun 1400-1600 M– untuk menghidupkan kembali kebudayaan klasik Yunani dan Romawi.  Berbeda dengan tradisi Abad Pertengahan yang hanya mencurahkan perhatian pada masalah metafisik yang abstrak, seperti masalah Tuhan, manusia, kosmos, dan etika, Renaissance telah membuka jalan ke arah aliran Empirisme. William Ockham (1285-1249) dengan filsafat Gulielmus-nya yang mendasarkan pada pengenalan inderawi, telah mulai menggeser dominasi filsafat Thomisme, ajaran Thomas Aquinas yang menonjol di Abad Pertengahan, yang mendasarkan diri pada filsafat Aristoteles. Ide Ockham ini dianggap sebagai benih awal bagi lahirnya Renaissance.</p>
<p style="text-align: justify;">Semangat Renaissance ini, sesungguhnya terletak pada upaya pembebasan akal dari kekangan dan belenggu gereja dan menjadikan fakta empirik sebagai sumber pengetahuan, tidak terletak pada filsafat Yunani itu sendiri. Dalam hal ini Barat hanya mengambil karakter utama pada filsafat dan seni Yunani, yakni keterlepasannya dari agama, atau dengan kata lain, adanya kebebasan kepada akal untuk berkreasi. Ini terbukti antara lain dari ide beberapa tokoh Renaissance, seperti Nicolaus Copernicus (1473-1543) dengan pandangan heliosentriknya, yang didukung oleh Johanes Kepler (1571-1630) dan Galileo Galilei (1564-1643) . Juga Francis Bacon (1561-1626) dengan teknik berpikir induktifnya, yang berbeda dengan teknik deduktif Aristoteles (dengan logika silogismenya) yang diajarkan pada Abad Pertengahan.   Jadi, Barat tidak mengambil filsafat Yunani apa adanya, sebab justru filsafat Yunani itulah yang menjadi dasar filsafat Kristen pada Abad Pertengahan, baik periode Patristik (400-1000 M) dengan filsafat Emanasi Neoplatonisme yang dikembangkan oleh Augustinus (354-430), maupun periode Scholastik (1000 – 1400 M) dengan filsafat Thomisme yang bersandar pada Aristoteles. Semua filsafat Yunani ini membahas metafisika, tidak membahas fakta empirik sebagaimana yang dituntut oleh Renaissance. Jadi, semangat Renaissance itu tidak bersumber pada filsafat Yunaninya itu sendiri, tetapi pada karakternya yang terlepas dari agama.</p>
<p style="text-align: justify;">Renaissance juga diperkuat adanya Reformasi, sebuah upaya pemberontakan terhadap dominasi gereja Katholik yang dirintis oleh Marthin Luther di Jerman (1517). Gerakan ini bertolak dari korupsi umum dalam gereja –seperti penjualan Surat Tanda Pengampunan Dosa (Afllatbrieven)–, penindasannya yang telanjang, dan dominasinya terhadap negara-negara Eropa. Meskipun Reformasi tidak secara langsung ikut memperjuangkan apa yang disebut “pembebasan akal”, tetapi gerakan ini secara tak sadar telah memperkuat Renasissance dengan mempelopori kebebasan beragama (Protestan) dan  telah memperlemah posisi Gereja dengan memecah kekuatan Gereja menjadi dua aliran; Katholik dan Protestan. Kritik-kritik terhadap Injil di Jerman sekitar abad XVII juga dianggap implikasi tak langsung dari adanya Reformasi. Meskipun demikian, Gereja Katholik dan tokoh Reformasi memiliki sikap sama terhadap upaya Renaissance, yakni menentang ide-ide yang tidak sesuai dengan Injil. Calvin, seorang tokoh Reformasi di Jenewa (Swiss), mendukung pembakaran hidup-hidup terhadap Servetus dari Spanyol (1553), yang menentang Trinitas. Gereja Katholik dan Reformasi juga sama-sama menolak ide Copernicus (1543) tentang matahari sebagai pusat tatasurya, seraya mempertahankan doktrin Ptolemeus yang menganggap bumi sebagai pusat tatasurya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada abad  XVII, perkembangan Renaissance telah melahirkan dua aliran pemikiran yang berbeda : aliran Rasionalisme dengan tokoh-tokohnya seperti Rene Descartes (1596-1650), Baruch Spinoza (1632-1677), dan Pascal (1623-1662), dan aliran Empirisme dengan tokoh-tokohnya Thomas Hobbes (1558-1679), John Locke (1632-1704).  Rasionalisme memandang bahwa sumber pengetahuan yang dapat dipercaya adalah rasio (akal), sedang Empirisme beranggapan bahwa sumber pengetahuan adalah empiri, atau pengalaman manusia dengan menggunakan panca inderanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kemudian datanglah Masa Pencerahan (Aufklarung) pada abad XVIII yang dirintis oleh Isaac Newton (1642-1727), sebagai perkembangan lebih jauh dari Rasionalisme dan Empirisme dari abad sebelumnya. Pada abad sebelumnya, fokus pembahasannya adalah pemberian interpretasi baru terhadap dunia, manusia, dan Tuhan. Sedang pada Masa Aufklarung, pembahasannya lebih meluas mencakup segala aspek kehidupan manusia, seperti aspek pemerintahan dan kenegaraan, agama, ekonomi, hukum, pendidikan dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bertolak dari prinsip-prinsip Empirisme John Locke, George Berkeley (1685-1753) mengembangkan “immaterialisme”, sebuah pandangan yang lebih ekstrim daripada pandangan John Locke. Jika Locke berpandangan bahwa kita dapat mengenal esensi sebenarnya (hakikat) dari fenomena material dan spiritual, Berkeley menganggap bahwa substansi-substansi material itu tidak ada, Yang ada adalah ciri-ciri yang diamati.  Pandangan Locke dan Berkeley dikembangkan lebih lanjut oleh David Hume (1711-1776), dengan dua ide pokoknya; yakni tentang skeptisisme (keragu-raguan) ekstrim bahwa filsuf itu mampu menemukan kebenaran tentang apa saja, dan keyakinan bahwa “pengetahuan tentang manusia” akan dapat menjelaskan hakikat pengetahuan yang dimiliki manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain George Berkeley dan David Hume, Immanuel Kant (1724-1804) juga dianggap salah seorang tokoh Masa Pencerahan. Filsafat Kant disebut Kritisisme, yakni aliran yang mencoba mensintesiskan secara kritis Empirisme yang dikembangkan Locke yang bermuara pada Empirisme Hume, dengan Rasionalisme dari Descartes. Kant mulai menelaah batas-batas kemampuan rasio, berbeda dengan dengan para pemikir Rasionalisme yang mempercayai kemampuan rasio bulat-bulat. Namun demikian, Kant juga mempercayai Empirisme. Walhasil dia berpandangan bahwa semua pengetahuan mulai dari pengalaman, namun tidak berarti semua dari pengalaman. Obyek luar ditangkap oleh indera, tetapi rasio mengorganisasikan bahan-bahan yang diperoleh dari pengalaman tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada abad XIX, filsafat Kant tersebut dikembangkan lebih lanjut di Jerman oleh J. Fichte (1762-1814), F. Schelling (1775-1854) dan Hegel (1770-1831). Namun yang mereka kembangkan tidaklah filsafat Kant seutuhnya, tetapi lebih memprioritaskan ide-ide, yakni tidak memfokuskan pada pembahasan fakta empirik. Karenanya, aliran mereka disebut dengan Idealisme. Dari ketiganya, Hegel merupakan tokoh yang menonjol, karena banyak pemikir pada abad ke-19 dan ke-20 yang merupakan murid-muridnya, baik langsung maupun tidak. Mereka terbagi dalam dua pandangan, yaitu pengikut Hegel aliran kanan yang membela agama Kristen seperti John Dewey (1859-1952), salah seorang peletak dasar Pragmatisme yang menjadi budaya Amerika (baca : Kapitalisme) saat ini, dan pengikut Hegel aliran kiri yang memusuhi agama, seperti Feuerbach, Karl Marx, dan Engels dengan ide Materialisme yang merupakan dasar  ideologi Komunisme di Rusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Empirisme itu sendiri pada abad XIX dan XX berkembang lebih jauh menjadi beberapa aliran yang berbeda, yaitu Positivisme, Materialisme, dan Pragmatisme.</p>
<p style="text-align: justify;">Positivisme dirintis oleh August Comte (1798-1857), yang dianggap sebagai Bapak ilmu Sosiologi Barat. Positivisme sebagai perkembangan Empirisme yang ekstrim, adalah pandangan yang menganggap bahwa yang dapat diselidiki atau dipelajari hanyalah “data-data yang nyata/empirik”, atau yang mereka namakan positif. Nilai-nilai politik dan sosial menurut Positivisme dapat digeneralisasikan berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari penyelidikan terhadap kehidupan masyarakat itu sendiri. Nilai-nilai politik dan sosial juga dapat dijelaskan secara ilmiah, dengan mengemukakan perubahan historis atas dasar cara berpikir induktif. Jadi, nilai-nilai tersebut tumbuh dan berkembang dalam suatu proses kehidupan dari suatu masyarakat itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Materialisme adalah aliran yang menganggap bahwa asal atau hakikat segala sesuatu adalah materi. Di antara tokohnya ialah Feuerbach (1804-1872), Karl Marx (1818-1883) dan Fredericht Engels (1820-1895). Karl Marx menerima konsep Dialektika Hegel, tetapi tidak dalam bentuk aslinya (Dialektika Ide). Kemudian dengan  mengambil Materialisme dari Feuerbach, Karl Marx lalu mengubah Dialektika Ide menjadi Dialektika Materialisme, sebuah proses kemajuan dari kontradiksi-kontradiksi tesis-antitesis-sintesis yang sudah diujudkan dalam dunia materi. Dialektika Materialisme lalu digunakan sebagai alat interpretasi terhadap sejarah manusia dan perkembangannya. Interpretasi inilah yang disebut sebagai Historis Materialisme, yang menjadi dasar ideologi Sosialisme-Komunisme (Marxisme).</p>
<p style="text-align: justify;">Pragmatisme dianggap juga salah satu aliran yang berpangkal pada Empirisme, kendatipun ada pula pengaruh Idealisme Jerman (Hegel) pada John Dewey, seorang tokoh Pragmatisme yang dianggap pemikir paling berpengaruh pada zamannya. Selain John Dewey, tokoh Pragmatisme lainnya adalah Charles Pierce dan William James. Pembahasan tentang Pragmatisme akan diuraikan lebih rinci pada keterangan selanjutnya pada poin berikut.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>b. Arti Pragmatisme</strong></p>
<p>Istilah Pragmatisme  berasal dari kata Yunani pragma yang berarti perbuatan (action) atau tindakan (practice). Isme di sini sama artinya dengan isme-isme lainnya, yaitu berarti aliran atau ajaran atau paham. Dengan demikian Pragmatisme itu berarti ajaran yang menekankan bahwa pemikiran itu menuruti tindakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pragmatisme memandang bahwa kriteria kebenaran ajaran adalah “faedah” atau “manfaat”. Suatu teori atau hipotesis dianggap oleh Pragmatisme benar apabila membawa suatu hasil. Dengan kata lain, suatu teori itu benar kalau berfungsi (if it works).</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian Pragmatisme dapat dikategorikan ke dalam pembahasan mengenai teori kebenaran (theory of truth), sebagaimana yang nampak menonjol dalam pandangan William James, terutama dalam bukunya The Meaning of The Truth (1909).</p>
<p style="text-align: justify;">Kebenaran menurut James adalah sesuatu yang terjadi pada ide, yang sifatnya tidak pasti. Sebelum seseorang menemukan satu teori berfungsi, tidak diketahui kebenaran teori itu. Atas dasar itu, kebenaran itu bukan sesuatu yang statis atau tidak berubah, melainkan tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu. Kebenaran akan selalu berubah, sejalan dengan perkembangan pengalaman, karena yang dikatakan benar dapat dikoreksi oleh pengalaman berikutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam The Meaning of The Truth (1909), James menjelaskan metode berpikir yang mendasari pandangannya di atas. Dia mengartikan kebenaran itu harus mengandung tiga aspek. Pertama, kebenaran itu merupakan suatu postulat, yakni semua hal yang di satu sisi dapat ditentukan dan ditemukan berdasarkan pengalaman, sedang di sisi lain, siap diuji dengan perdebatan atau diskusi.Kedua, kebenaran merupakan suatu pernyataan fakta, artinya ada sangkut pautnya dengan pengalaman. Ketiga, kebenaran itu merupakan kesimpulan yang telah diperumum (digeneralisasikan) dari pernyataan fakta.</p>
<p style="text-align: justify;">James, dengan demikian, dapat dilihat sebagai penganjur Empirisme dengan cara berpikir induktif. Menurut James, pemikir Rasionalis adalah orang yang bekerja dan menyelidiki sesuatu secara deduktif, dari yang menyeluruh ke bagian-bagian. Rasionalis berusaha mendeduksi yang umum ke yang khusus, mendeduksi fakta dari prinsip. Sedang pemikir Empirisme, berangkat dari fakta yang khusus (partikular) kepada kesimpulan umum yang menyeluruh. Seorang Empiris membuat generalisasi dari induksi terhadap fakta-fakta partikular.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi Empirisme James adalah Empirisme Radikal, berbeda dengan empirisme tradisional yang kurang memperhatikan hubungan-hubungan antar fakta. Empirisme radikal melihat bahwa hubungan yang mempertautkan pengalaman-pengalaman, harus merupakan hubungan yang dialami.</p>
<p style="text-align: justify;">Pragmatisme yang diserukan oleh James ini –yang juga disebut Practicalisme– , sebenarnya merupakan perkembangan dan olahan lebih jauh dari Pragmatisme Peirce. Hanya saja, Peirce lebih menekankan penerapan Pragmatisme ke dalam bahasa, yaitu untuk menerangkan arti-arti kalimat sehingga diperoleh kejelasan konsep dan pembedaannya dengan konsep lain. Dia menggunakan pendekatan matematik dan logika simbol (bahasa), berbeda dengan James yang menggunakan pendekatan psikologi. Dalam memahami kemajemukan kebenaran (pernyataan), Peirce membagi kebenaran menjadi dua. Pertama adalah Trancendental Truth, yaitu kebenaran yang bermukim pada benda itu sendiri. Yang kedua adalah Complex Truth, yaitu kebenaran dalam pernyataan. Kebenaran jenis ini dibagi lagi menjadi kebenaran etis atau psikologis, yaitu keselarasan pernyataan dengan apa yang diimani si pembicara, dan kebenaran logis atau literal, yaitu keselarasan pernyataan dengan realitas yang didefinisikan. Semua kebenaran pernyataan ini, harus diuji dengan konsekuensi praktisnya melalui pengalaman.</p>
<p style="text-align: justify;">John Dewey mengembangkan lebih jauh mengembangkan Pragmatisme James. Jika James mengembangkan Pragmatisme untuk memecahkan masalah-masalah individu, maka Dewey mengembangkan Pragmatisme dalam rangka mengarahkan kegiatan intelektual untuk mengatasi masalah sosial yang timbul di awal abad ini. Dewey menggunakan pendekatan biologis dan psikologis, berbeda dengan James yang tidak menggunakan pendekatan biologis. Dewey menerapkan Pragmatismenya dalam dunia pendidikan Amerika dengan mengembangkan suatu teori problem solving, yang mempunyai langkah-langkah sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Merasakan adanya masalah.</li>
<li>Menganalisis masalah itu, dan menyusun hipotesis-hipotesis yang mungkin.</li>
<li>Mengumpulkan data untuk memperjelas masalah.</li>
<li>Memilih dan menganalisis hipotesis.</li>
<li>Menguji, mencoba, dan membuktikan hipotesis dengan melakukan eksperimen/pengujian.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Meskipun berbeda-beda penekanannya, tetapi ketiga pemikir utama Pragmatisme menganut garis yang sama, yakni kebenaran suatu ide harus dibuktikan dengan pengalaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikianlah Pragmatisme berkhotbah dan menggurui dunia, bahwa yang benar itu hanyalah yang mempengaruhi hidup manusia serta yang berguna dalam praktik dan dapat memenuhi kebutuhan manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kritik Terhadap Pragmatisme</strong></p>
<p>Kekeliruan Pragmatisme dapat dibuktikan dalam tiga tataran pemikiran :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>a. Kritik dari segi landasan ideologi Pragmatisme</strong></p>
<p>Pragmatisme dilandaskan pada pemikiran dasar (Aqidah) pemisahan agama dari kehidupan (sekularisme). Hal ini nampak dari perkembangan historis kemunculan Pragmatisme, yang merupakan perkembangan lebih lanjut dari Empirisme. Dengan demikian, dalam konteks ideologis, Pragmatisme berarti menolak agama sebagai sumber ilmu pengetahuan.</p>
<p style="text-align: justify;">Aqidah pemisahan agama dari kehidupan adalah landasan ideologi Kapitalisme. Aqidah ini, sebenarnya bukanlah hasil proses berpikir. Bahkan, tak dapat dikatakan sebagai pemikiran yang logis. Aqidah pemisahan agama dari kehidupan tak lain hanyalah penyelesaian yang berkecenderungan ke arah jalan tengah atau bersikap moderat, antara dua pemikiran yang kontradiktif. Kedua pemikiran ini, yang pertama adalah pemikiran yang diserukan oleh tokoh-tokoh gereja di Eropa sepanjang Abad Pertengahan (abad V – XV M), yakni keharusan menundukkan segala sesuatu urusan dalam kehidupan menurut ketentuan agama. Sedangkan yang kedua, adalah pemikiran sebagian pemikir dan filsuf yang mengingkari keberadaan Al Khaliq.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, pemikiran pemisahan agama dari kehidupan merupakan jalan tengah di antara dua sisi pemikiran tadi. Penyelesaian jalan tengah, sebenarnya mungkin saja terwujud di antara dua pemikiran yang berbeda (tapi masih mempunyai asas yang sama). Namun penyelesaian seperti itu tak mungkin terwujud di antara dua pemikiran yang kontradiktif. Sebab dalam hal ini hanya ada dua kemungkinan. Yang pertama, ialah mengakui keberadaan Al Khaliq yang menciptakan manusia, alam semesta, dan kehidupan. Dan dari sinilah dibahas, apakah Al Khaliq telah menentukan suatu peraturan tertentu lalu manusia diwajibkan untuk melaksanakannya dalam kehidupan, dan apakah Al Khaliq akan menghisab manusia setelah mati mengenai keterikatannya terhadap peraturan Al Khaliq ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedang yang kedua, ialah mengingkari keberadaan Al Khaliq. Dan dari sinilah dapat dicapai suatu kesimpulan, bahwa agama tidak perlu lagi dipisahkan dari kehidupan, tapi bahkan harus dibuang dari kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun pendapat yang mengatakan bahwa keberadaan Al Khaliq tidaklah lebih penting daripada ketiadaan-Nya, maka ini adalah suatu ide yang tidak memuaskan akal dan tidak menenteramkan jiwa.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, berdasarkan fakta bahwa aqidah Kapitalisme adalah jalan tengah di antara pemikiran-pemikiran kontradiktif yang mustahil diselesaikan dengan jalan tengah, maka sudah cukuplah bagi kita untuk mengkritik dan membatalkan aqidah ini. Tak ada bedanya apakah aqidah ini dianut oleh orang yang mempercayai keberadaan Al Khaliq atau yang mengingkari keberadaan-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tetapi dalam hal ini dalil aqli (dalil yang berlandaskan keputusan akal) yang qath’i (yang bersifat pasti), membuktikan bahwa Al Khaliq itu ada dan Dialah yang menciptakan manusia, alam semesta, dan kehidupan. Dalil tersebut juga membuktikan bahwa Al Khaliq ini telah menetapkan suatu peraturan bagi manusia dalam kehidupannya, dan bahwasanya Dia akan menghisab manusia setelah mati mengenai keterikatannya terhadap peraturan Al Khaliq tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendatipun demikian, di sini bukan tempatnya untuk melakukan pembahasan tentang eksistensi Al Khaliq atau pembahasan mengenai  peraturan yang ditetapkan Al Khaliq untuk manusia. Namun yang menjadi fokus pembahasan di sini ialah aqidah Kapitalisme itu sendiri dan penjelasan mengenai kebatilannya. Dan kebatilan Kapitalisme cukup dibuktikan dengan menunjukkan bahwa aqidah Kapitalisme tersebut merupakan jalan tengah antara dua pemikiran yang kontradiktif, dan bahwa aqidah tersebut tidak dibangun atas dasar pembahasan akal.</p>
<p style="text-align: justify;">Kritik yang merobohkan aqidah Kapitalisme ini, sesungguhnya sudah cukup untuk merobohkan ideologi Kapitalisme secara keseluruhan. Sebab, seluruh pemikiran cabang yang dibangun di atas landasan yang batil –termasuk dalam hal ini Pragmatisme– pada hakekatnya adalah batil juga.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>b. Kritik dari segi metode pemikiran</strong></p>
<p>Pragmatisme yang tercabang dari Empirisme nampak jelas menggunakan Metode Ilmiyah (Ath Thariq Al Ilmiyah), yang dijadikan sebagai asas berpikir untuk segala bidang pemikiran, baik yang berkenaan dengan sains dan teknologi maupun ilmu-ilmu sosial kemasyarakatan. Ini adalah suatu kekeliruan.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode Ilmiyah adalah suatu metode tertentu untuk melakukan pembahasan/pengkajian untuk mencapai kesimpulan pengertian mengenai hakekat materi yang dikaji, melalui serangkaian percobaan/eksperimen yang dilakukan terhadap materi.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang, metode ini merupakan metode yang benar untuk objek-objek yang bersifat nateri/fisik seperti halnya dalam sains dan teknologi. Tetapi menjadikan Metode Ilmiyah sebagai landasan berpikir untuk segala sesuatu pemikiran adalah suatu kekeliruan, sebab yang seharusnya menjadi landasan pemikiran adalah Metode Akliyah (Ath Thariq Al Aqliyah), bukan Metode Ilmiyah. Sebab, Metode Ilmiyah itu sesungguhnya hanyalah cabang dari Metode Akliyah.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode Akliyah adalah sebuah metode berpikir yang terjadi dalam proses pemahaman sesuatu sebagaimana definisi akal itu sendiri, yaitu proses transfer realitas melalui indera ke dalam otak, yang kemudian akan diinterpretasikan dengan sejumlah informasi sebelumnya yang bermukim dalam otak.</p>
<p style="text-align: justify;">Metode Akliyah ini sesungguhnya merupakan asas bagi kelahiran Metode Ilmiyah, atau dengan kata lain Metode Ilmiyah sesungguhnya tercabang dari Metode Akliyah. Argumen untuk ini, sebagaimana disebutkan Taqiyuddin An Nabhani dalam At Tafkir halaman 32-33, ada dua point:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Bahwa untuk melaksanakan eksperimen dalam Metode Ilmiyah, tak dapat tidak pasti dibutuhkan informasi-informasi sebelumnya. Dan informasi sebelumnya ini, diperoleh melalui Metode Akliyah, bukan Metode Ilmiyah. Maka, Metode Akliyah berarti menjadi dasar bagi adanya Metode Ilmiyah.</li>
<li>Bahwa Metode Ilmiyah hanya dapat mengkaji objek-objek yang bersifat fisik/material yang dapat diindera. Dia tak dapat digunakan untuk mengkaji objek-objek pemikiran yang tak terindera seperti sejarah, bahasa, logika, dan hal-hal yang ghaib. Sedang Metode Akliyah, dapat mengkaji baik objek material maupun objek pemikiran. Maka dari itu, Metode Akliyah lebih tepat dijadikan asas berpikir, sebab jangkauannya lebih luas daripada Metode Ilmiyah.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Atas dasar dua argumen ini, maka Metode Ilmiyah adalah cabang dari Metode Akliyah. Jadi yang menjadi landasan bagi seluruh proses berpikir adalah Metode Akliyah, bukan Metode Ilmiyah, sebagaimana yang terdapat dalam Pragmatisme.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>c. Kritik terhadap Pragmatisme itu sendiri</strong></p>
<p>Pragmatisme adalah aliran yang mengukur kebenaran suatu ide dengan kegunaan praktis yang dihasilkannya untuk memenuhi kebutuhan manusia. Ide ini keliru dari tiga sisi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pertama</strong>, Pragmatisme mencampur adukkan kriteria kebenaran ide dengan kegunaan praktisnya. Kebenaran suatu ide adalah satu hal, sedang kegunaan praktis ide itu adalah hal lain. Kebenaran sebuah ide diukur dengan kesesuaian ide itu dengan realitas, atau dengan standar-standar yang dibangun di atas ide dasar yang sudah diketahui kesesuaiannya dengan realitas.</p>
<p style="text-align: justify;">Sedang kegunaan praktis suatu ide untuk memenuhi hajat manusia, tidak diukur dari keberhasilan penerapan ide itu sendiri, tetapi dari kebenaran ide yang diterapkan. Maka, kegunaan praktis ide tidak mengandung implikasi kebenaran ide, tetapi hanya menunjukkan fakta terpuaskannya kebutuhan manusia .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kedua</strong>, Pragmatisme menafikan peran akal manusia. Menetapkan kebenaran sebuah ide adalah aktivitas intelektual dengan menggunakan standar-standar tertentu. Sedang penetapan kepuasan manusia dalam pemenuhan kebutuhannya adalah sebuah identifikasi instinktif. Memang identifikasi instinktif dapat menjadi ukuran kepuasan manusia dalam pemuasan hajatnya, tapi tak dapat menjadi ukuran kebenaran sebuah ide. Maka, Pragmatisme berarti telah menafikan aktivitas intelektual dan menggantinya dengan identifikasi instinktif. Atau dengan kata lain, Pragmatisme telah menundukkan keputusan akal kepada kesimpulan yang dihasilkan dari identifikasi instinktif .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ketiga</strong>. Pragmatisme menimbulkan relativitas dan kenisbian kebenaran sesuai dengan perubahan subjek penilai ide –baik individu, kelompok, dan masyarakat– dan perubahan konteks waktu dan tempat. Dengan kata lain, kebenaran hakiki Pragmatisme baru dapat dibuktikan –menurut Pragmatisme itu sendiri–  setelah melalui pengujian kepada seluruh manusia dalam seluruh waktu dan tempat. Dan ini mustahil dan tak akan pernah terjadi. Maka, Pragmatisme berarti telah menjelaskan inkonsistensi internal yang dikandungnya dan menafikan dirinya sendiri .</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontradiksi Pragmatisme Dengan Islam</strong></p>
<p>Jelas sekali bahwa Pragmatisme –sebagai standar ide dan perbuatan– sangat bertentangan dengan Islam. Sebab Islam memandang bahwa standar perbuatan adalah halal haram, yaitu perintah-perintah dan larangan-larangan Allah. Bukan kemanfaatan atau kegunaan riil untuk memenuhi kebutuhan manusia yang dihasilkan oleh sebuah ide, ajaran, teori, atau hipotesis.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah SWT berfirman :</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Berilah keputusan di antara mereka dengan apa yang diturunkan Allah</em>” (<strong>Al Maaidah : 48</strong>)</p>
<p style="text-align: justify;">Syaikh An Nabhani menjelaskan ayat ini dalam Muqaddimah Dustur, bahwa ukuran perbuatan adalah apa yang diturunkan oleh Allah, bukan konsekuensi-konsekuesi yang dihasilkan dari aktivitas-aktivitas manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Allah SWT telah memerintahkan untuk mengikuti apa yang diturunkan-Nya, yaitu Syari’at Islam. Allah SWT berfirman :</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu mengikuti wali (pemimpin/sahabat/sekutu) selainnya</em>…” (<strong>Al A’raaf :3</strong>)</p>
<p style="text-align: justify;">Mafhum Mukhalafah (pengertian kebalikan) dari ayat di atas adalah, janganlah kita mengikuti apa yang tidak diturunkan Allah, termasuk manfaat-manfaat atau kegunaan-kegunaan yang muncul sebagai konsekuensi dari aktivitas kita, sebab semuanya bukan termasuk apa yang diturunkan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Allah SWT juga telah berfirman :</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Apa yang diberikan oleh Rasul kepadamu, maka ambillah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah dia</em>…” (<strong>Al Hasyr : 7</strong>)</p>
<p style="text-align: justify;">Mafhum Mukhalafah ayat ini adalah, janganlah kita mengambil apa saja (pandangan hidup) yang tidak berasal dari Rasul, termasuk ide Pragmatisme. Ide ini tidak berasal dari Muhammad Rasulullah saw, tetapi dari orang-orang kafir yang berasal dari Eropa dan Amerika.</p>
<p style="text-align: justify;">Jelas, bahwa Pragmatisme bertentangan dengan Islam. Sebab ukuran perbuatan dalam Islam adalah perintah dan larangan Allah, bukan manfaat riil suatu ide untuk memenuhi kebutuhan manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun demikian, bukan berarti Islam tidak memperhatikan kemanfaatan. Islam terbukti telah memperhatikan aspek kemanfaatan, seperti misalnya sabda Rasulullah saw :</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga perkara; shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, anak shaleh yang mendoakan kedua orang tuanya</em>.” (<strong>HSR. Muslim</strong>)</p>
<p style="text-align: justify;">Benar, Islam memang memperhatikan kemanfaatan, tetapi kemanfaatan yang telah dibenarkan oleh syara’, bukan kemanfaatan secara mutlak tanpa distandarisasi lebih dulu oleh syara’. Hal ini karena nash-nash yang berhubungan dengan manfaat tidak dapat dipahami secara terpisah dari nash-nash lain yang menegaskan aspek halal haram. Maka, kemanfaatan yang diperhatikan oleh Islam adalah kemanfaatan yang dibenarkan oleh syara’, bukan sembarang manfaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, ketika dinyatakan bahwa standar perbuatan adalah syara’, dan bukan manfaat, maka hal ini tidak berarti bahwa Islam menafikan aspek kemanfaatan. Tetapi maknanya adalah, manfaat itu bukan standar kebenaran untuk ide atau perbuatan manusia. Sedang kemanfaatan yang dibenarkan Islam, yakni yang telah diukur dan ditakar dengan standar halal haram, maka itu adalah manfaat yang yang dapat diambil oleh manusia sesuai kehendaknya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Penutup : Dekonstruksi Pragmatisme, Suatu Kewajiban</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pragmatisme adalah ide batil dan ide kufur yang sangat mungkar, karena ide tersebut dibangun di atas landasan ideologi yang kufur, dihasilkan dengan metode berpikir yang tidak tepat, serta mengandung kerancuan dan kekacauan pada dirinya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, karena Pragmatisme adalah suatu kemungkaran, maka seorang muslim wajib menghancurkan dan membuang Pragmatisme dengan sekuat tenaga serta melawan siapa saja yang hendak menyesatkan umat dengan menjajakan ide hina dan berbahaya ini di tengah-tengah umat Islam yang sedang berjalan menuju kepada kebangkitannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <strong><a href="http://www.gaulislam.com/dekonstruksi-pragmatisme" target="_blank">GAULISLAM</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/dekonstruksi-pragmatisme/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Hanya Mengejar Gelar</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/mahasiswa-hanya-mengejar-gelar/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/mahasiswa-hanya-mengejar-gelar/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 13:07:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wahana Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Hanya Mengejar Gelar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Melihat realitas yang terjadi, khususnya di kalangan perguruan tinggi, mayoritas mahasiswa masih belum mampu memahami identitas sosialnya. Yakni, sebagai generasi dengan sikap progresif dan militansi cukup signifikan untuk mendorong perubahan masyarakat. Kebanyakan mahasiswa hanya sibuk dengan tugas yang diberikan oleh dosen. Mereka jarang terlibat kegiatan-kegiatan di masyarakat, sehingga tidak mengerti perkembangan di masyarakat itu sendiri. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Melihat realitas yang terjadi, khususnya di kalangan perguruan tinggi, mayoritas mahasiswa masih belum mampu memahami identitas sosialnya. Yakni, sebagai generasi dengan sikap progresif dan militansi cukup signifikan untuk mendorong perubahan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebanyakan mahasiswa hanya sibuk dengan tugas yang diberikan oleh dosen. Mereka jarang terlibat kegiatan-kegiatan di masyarakat, sehingga tidak mengerti perkembangan di masyarakat itu sendiri.<span id="more-86"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mahasiswa harus mampu menyeimbangkan diri terhadap kondisi sosial masyarakat, sehingga kegiatan di kampus tidak semata-mata kuliah  dan kemudian pulang mengerjakan tugas-tugas yang diberikan dosen. Di balik itu semua, mahasiswa mempunyai tugas dan peran yang penting dalam masyarakat, terutama untuk kemajuan negara Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Fakta yang terjadi di kalangan mahasiswa sekarang sangat berlawanan dengan pandangan masyarakat pada umumnya, tidak memiliki harkat dan martabat tinggi. Karena masih banyak lulusan mahasiswa yang sulit mencari kerja dan bertindak anarkis yang kurang mencermikan agen perubahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pembangunan idealisme akan kesadaran kritis bukanlah yang bersifat progresif terhadap realitas. Peran mahasiswa sebagai kaum intelektual sudah terdegradasi. Padahal mahasiswa adalah harapan rakyat sebagai regenerasi muda bangsa Indonesia. Akan tetapi, apa yang diinginkan oleh mahasiswa tidak sejalan dengan keinginan rakyat, bahkan rakyat menilai jika mahasiswa itu hanya bisa bertindak anarkis saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagian besar mahasiswa di era sekarang ini, hanya mengejar gelar. Mahasiswa seakan-akan tidak peduli dengan segala kebutuhan masyarakat tehadap pemerintah. Hanya segelintir mahasiswa yang masih mau menyalurkan amanat dari masyarakat dengan cara yang baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu mahasiswa sekarang yang mengalami degradasi, baik dari segi intelektualisme, idealisme, patriotisme, maupun semangat jati diri mereka, cenderung untuk berpikir pragmatis dalam menghadapi persoalan. Hal tersebut terjadi karena pengaruh budaya barat yang tidak terkendali telah meracuni pemuda dan mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kesimpulannya adalah peran mahasiswa sangat besar, namun mereka kurang sadar akan hal tersebut, sehingga mereka hanya dengan mudahnya menyelesaikan persoalan menggunakan emosi. Lepas dari pandangan buruk tentang mahasiswa, masih banyak mahasiswa yang menggunakan intelektualnya untuk ikut serta membangun masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber : <a href="http://www.pedomannews.com/opini/berita-opini/ekonomi/4698-mahasiswa-hanya-mengejar-gelar"><strong>PedomanNews</strong></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/mahasiswa-hanya-mengejar-gelar/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berita Acara Hasil Pembahasan Forum 6 Bulanan ke 4</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/berita-acara-hasil-pembahasan-forum-6-bulanan-ke-4/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/berita-acara-hasil-pembahasan-forum-6-bulanan-ke-4/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jul 2011 02:13:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[berita acara]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Acara Hasil Pembahasan Forum 6 Bulanan ke 4]]></category>
		<category><![CDATA[ospek]]></category>
		<category><![CDATA[pembahasan ospek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Pada bulan februari kemarin para Ormawa meminta untuk pertemuan 6 bulanan untuk seluruh kepala biro dengan jajaran se-warek beserta rektor PROF. Dr. Ir. TEGUH SOEDARTO, MP . Namun para pimpinan tersebut tidak dapat mengadakan pertemuan 6 bulanan dengan alasan agar BEM UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur harus dibentuk terlebih dahulu. Sejarah pertemuan 6 bulanan sendiri adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada bulan februari kemarin para Ormawa meminta untuk pertemuan 6 bulanan untuk seluruh kepala biro dengan jajaran se-warek beserta rektor <strong>PROF. Dr. Ir. TEGUH SOEDARTO, MP</strong> . Namun para pimpinan tersebut tidak dapat mengadakan pertemuan 6 bulanan dengan alasan agar BEM UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur harus dibentuk terlebih dahulu. Sejarah pertemuan 6 bulanan sendiri adalah merupakan kontrak perjanjian di atas materai 6000 pada saat <strong><a href="http://surabaya.detik.com/read/2008/11/26/190939/1043513/468/function.file-get-contents">pemilihan rektor</a></strong> 11 November 2008.</p>
<p><span id="more-82"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya setelah <strong>BEM UPN</strong> terbentuk maka pertemuan 6 bulanan tersebut dipenuhi oleh pihak UPN dengan Mahasiswa UPN pada tanggal 6 Juni 2011. Dari beberapa pembahasan yang sangat alot, dicapailah beberapa kesepakatan antara pihak UPN dengan Mahasiswa yaitu :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Akan melaksanakan      perbaikan fasilitas (kamar mandi, penerangan,) di selesaikan sebelum      mahasiswa baru masuk perkuliahan.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Akan memenuhi fasilitas setiap UKM dan setiap ORMAWA baik universitas, fakultas maupun di jurusan (komputer, printer, ruang sekretariat, lemari berkas) selesai pada bulan juli.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>tgl 7 juni 2011 prosentase alokasi anggaran dana untuk ORMAWA dan UKM dapat dilihat di Biro Rengarku.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Sistem Kredit Poin Mahasiswa ( SKPM ) di selesaikan pada saat antara bulan juni &#8211; juli. Untuk pembahasan SKPM mengundang perwakilan mahasiswa.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Juklak – juknis mengenai calon mahasiswa yang duduk di BPM harus melalui persetujuan BEM-U/BEM-F/HIMA sebelum di ajukan menjadi anggota BPM.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Forum pembahasan OSPEK dilaksanakan tgl 8 juni 2011. pukul 13.00, di kordinasi oleh BIRO KERMAWA.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Menghapus pungutan liar di dalam kampus, terutama di perpustakaan di gedung giri pustaka.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Setiap pembahasan kebijakan kampus yang berhubungan dengan mahasiswa akan melibatkan mahasiswa.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Perpustakaan Universitas ( gedung PUSKOM ) akan dibuka sampai pada pukul 18.00 / setelah magrib untuk melayani mahasiswa kelas sore di UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur.</strong></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Itulah beberapa kesimpulan yang telah diketahui seluruh kepala biro, Dekan 6 Fakultas, Se-Warek dan Rektor beserta Mahasiswa UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga dengan rutinnya pertemuan 6 bulanan sendiri akan menjadikan barokah dan bermanfaat bagi kemajuan UPN &#8220;Veteran&#8221; Jawa Timur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/berita-acara-hasil-pembahasan-forum-6-bulanan-ke-4/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pergerakan Mahasiswa 2.0 &#8211; Mahasiswa vs dirinya sendiri</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/pergerakan-mahasiswa-2-0-mahasiswa-vs-dirinya-sendiri/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/pergerakan-mahasiswa-2-0-mahasiswa-vs-dirinya-sendiri/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 10:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wahana Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[hmak story]]></category>
		<category><![CDATA[Pergerakan Mahasiswa 2.0 - Mahasiswa vs dirinya sendiri]]></category>
		<category><![CDATA[tugas apa yang saya lakukan sebagai mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[tulisan biografi tokoh mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=65</guid>
		<description><![CDATA[Teriakan berantas kebodohan, menggelikan ketika keluar dari mulut mahasiswa bodoh! Mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan! Mahasiswa koruptor jam kuliah, tidak pantas berteriak anti-korupsi! Adalah tiga kalimat pembuka dari diskusi yang saya sampaikan, Perlu kita pahami bersama bahwa masyarakat sudah sangat resistence dengan teriakan-teriakan idealis tanpa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Teriakan berantas kebodohan, menggelikan ketika keluar dari mulut mahasiswa bodoh! Mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan! Mahasiswa koruptor jam kuliah, tidak pantas berteriak anti-korupsi!</p>
<p>Adalah tiga kalimat pembuka dari diskusi yang saya sampaikan,</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-65"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Perlu kita pahami bersama bahwa masyarakat sudah sangat resistence dengan teriakan-teriakan idealis tanpa pelaksanaan yang sering mahasiswa lakukan. Rakyat perlu teladan, rakyat perlu studi kasus, rakyat perlu success story, dan rakyat perlu know-how yang kita miliki. Dengan memanfaatkan berbagai solusi praktis dan nyata yang kita dapatkan dari bangku kuliah maupun pengalaman lapangan, diharapkan dapat membantu masyarakat untuk menyelesaikan masalah yang semakin menumpuk. Pergerakan mahasiswa di era dunia datar harus lebih cerdas, lebih efektif, sehingga energi dan biaya yang kita miliki tidak mubadzir dan bisa dialokasikan untuk berbagai kegiatan lain yang lebih bermanfaat. Teknologi informasi khususnya Internet dengan jumlah pengguna yang semakin besar di Indonesia bisa menjadi satu alternatif teknologi pendukung pergerakan mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sebenarnya tidak berbicara muluk-muluk, tapi hanya sharing pengalaman, era dunia datar membuat saya bergerak di dunia maya, menciptakan usaha kreatif, menjalin kerjasama dengan organisasi lain, membangun komunitas maya, melakukan image branding, maupun mempengaruhi orang lain lewat tulisan di blog. Semua tetap saya lakukan dengan tetap menjaga prestasi akademik, karena tugas utama mahasiswa adalah belajar dan prestasi akademik adalah salah satu alat ukur keberhasilan mahasiswa dalam belajar.</p>
<p>Materi diskusi saya bagi menjadi dua topik utama.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Modal dan strategi dasar      seperti apa yang harus dimiliki mahasiswa pergerakan. </strong>Modal dasar ini      penting, karena membuat teriakan kita, demo-demo kita, kritikan kita      terasa bermakna alias tidak hampa</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Apa yang harus dipersiapkan      mahasiswa menyambut era dunia datar. </strong>Internet adalah media yang sangat      efisien dan efektif untuk mendukung pergerakan mahasiswa. Terkadang      web-based influence tactics bisa lebih efektif dan efisien daripada      teriakan mahasiswa di jalan yang kadang memacetkan ruas-ruas jalan jakarta yang sudah      macet. Meskipun tentu saja pada timing yang lain, turun jalan juga adalah      alternatif strategi yang harus kita tempuh.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>PERGERAKAN MAHASISWA</strong></p>
<p>Modal dan strategi dasar yang harus dimiliki mahasiswa yang merasa menjadi aktifis pergerakan saya gambarkan di bawah.</p>
<p><img class="aligncenter" title="pergerakan mahasiswa 1" src="http://www.limaupn.com/images/1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><strong>Jaga prestasi akademik, </strong><br />
Tugas utama mahasiswa adalah belajar, karena kedudukan di kampus membawa      implikasi bahwa mahasiswa adalah seorang akademisi, pemikir, bergerak      secara logis dan terukur. Kualitas intelektual kita terukur lewat      nilai-nilai dari mata kuliah yang kita ikuti. Ingat bahwa teriakan berantas      kebodohan, menggelikan ketika keluar dari mulut mahasiswa bodoh!</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Madzab,</strong><br />
pemikiran dan strategi pergerakan mahasiswa juga harus dikuasai. Ini bisa      dilakukan dengan banyak membaca sejarah pergerakan mahasiswa di berbagai      negara lain, membaca biografi tokoh pergerakan mahasiswa dimanapun berada,      dan tentu saja yang sangat urgent adalah sejarah dan benang merah      pergerakan mahasiswa di Indonesia. Jangan sampai mahasiswa mengulang      kesalahan yang dilakukan mahasiswa di era sebelumnya.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Benih-benih entrepreneurship      harus dipupuk sejak masa mahasiswa</strong><br />
Mahasiswa harus berusaha mengatasi masalah finansial, karena kita harus      memberikan teladan dan success story kepada masyarakat berhubungan dengan      kemandirian finansial. Ingat, mahasiswa pemalas yang tidak bebas dari penyakit      finansial, absurd ketika berteriak bebaskan rakyat dari kemiskinan.      Kemandirian organisasi dan personelnya dari “sumbangan” pihak lain yang      punya kepentingan, membuat independensi organisasi mahasiswa terjaga.      Membuat teriakan kita tetap lantang kepada siapapun tanpa pandang bulu.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Konsistensi perdjoeangan      adalah kekuatan karakter aktifis mahasiswa.</strong><br />
Pahami hakekat dari kritik-kritik yang kita lakukan. Logikanya mahasiswa      koruptor jam kuliah, tidak pantas berteriak anti-korupsi. Think globally,      but act locally.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Public speaking dan      leadership</strong>,<br />
faktor penting dalam mempengaruhi orang, karena tidak mungkin mahasiswa      dengan leadership dan public speaking yang buruk mengkritik kepemimpinan      nasional.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Opini lewat tulisan</strong><br />
adalah faktor penting dalam teknik mempengaruhi ala mahasiswa. Kualitas      pikir seseorang diukur dari kualitas tulisan yang dihasilkan. Pergerakan      mahasiswa tak akan lepas dari masalah intelektualitas, daya pikir, daya      kreatif dan perilaku berbasis otak yang lain.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><strong>PERGERAKAN MAHASISWA 2.0</strong></p>
<p>Modal pergerakan mahasiswa diatas harus dikuasai, karena itu adalah modal minimal. Meskipun itu semua tidak cukup ketika kita bergerak di era dunia datar dengan perkembangan internet dan web yang semakin pesat yang saat ini menuju ke generasi kedua (Web 2.0).</p>
<p>Barrack Obama tidak hanya mengandalkan tim suksesnya secara penuh ketika mengupload video pidato dan kampanye lewat YouTube, tapi sebagian diupload oleh para pemilihnya dengan sukarela. Inilah keindahan user-generated content. Influence tactics ala Web 2.0 ini saya yakin bisa dimanfaatkan oleh aktifis pergerakan mahasiswa, sehingga berbagai opini yang kita keluarkan akan lebih bergema, lebih luas dipahami masyarakat, dan wacana ini akan banyak dinikmati mahasiswa lain karena mahasiswa adalah pengakses Internet di Indonesia yang terbesar. Ingat menurut InternetWorldStats.com pengguna Internet di Indonesia mencapai 20 juta, dan menurut APJII bahkan 28 juta. Pengguna Internet di Indonesia bahkan lebih banyak daripada Spanyol atau negara tetangga kita yang ada di Asia. Tidak ada oplah media massa di Indonesia yang melebih angka 20 atau 28 juta, kecuali TV tentunya yang menurut berbagai data mencapai angka 40 juta.</p>
<p>Kalau boleh saya gambarkan, pergerakan mahasiswa generasi kedua alias 2.0 saya pikir akan seperti gambar di bawah.</p>
<p><img class="aligncenter" title="pergerakan mahasiswa 2" src="http://www.limaupn.com/images/2.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><strong>Tebar Keshalehan Sosial      dan Kreatifitas Maya.</strong><br />
Ini adalah sumbangan besar mahasiswa plus sebagai solusi nyata untuk      masyarakat. Efek langsungnya mungkin ke pengguna Internet, tapi efek tidak      langsungnya bisa ke masyarakat yang bahkan tidak mengenal Internet.      Misalnya, download materi IlmuKomputer.Com mungkin hanya bisa dilakukan      oleh pengguna Internet. Tapi ilmu pengetahuan yang ada di dalamnya dapat      dimanfaatkan oleh dosen dan guru untuk mengajar anak didik yang berada di      berbagai pelosok tanak air.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Lakukan Image Branding      Lewat Dunia Maya.</strong><br />
Sekali lagi dengan 20-28 juta penguna, Internet adalah media massa yang      paling efisien dan efektif untuk melakukan marketing dan branding baik      untuk personal maupun organisasi.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Webpreneurship.</strong><br />
Arah entrepreneurship yang sudah kita pupuk sebelumnya, mungkin bisa      dikembangkan ke arah technopreneurship, khususnya webpreneurship. Organisasi      pergerakan mahasiswa bisa membangun lini bisnis yang memikirkan berbagai      bisnis model yang menarik, dan dari sinilah operasional organisasi      dibiayai. Kemandirian finansial ini adalah teladan yang baik bagi      masyarakat, membuat teriakan lantang kita tentang pembebasan kemiskinan      dan kemandirian bangsa menjadi bermakna. Mengemis dana dari para pejabat,      mentri maupun institusi pemerintah atau swasta, sebenarnya membuat rantai      ikatan yang mengakibatkan organisasi kita tidak independen lagi. Pada saat      memimpin PPI Jepang, saya juga berkonsentrasi ke kerjasama bisnis dengan      berbagai perusahaan penerbangan, perusahaan telepon seluler dan bahkan      perusahaan elektronik yang punya pasar ke Indonesia.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Tebar Pengaruh Lewat      Tulisan di Blog.</strong> Lanjutkan <em>influence tactic</em> yang sudah kita      lakukan di media massa      cetak, ke arah blogging di Internet. Bahkan ketika objek yang kita bidik      adalah pelajar di level SMA dan kebawah, gunakan layanan social networking      semacam Friendster yang pengguna di level itu sangat besar. Ingat, Indonesia      pengguna Friendster nomor tiga sedunia.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Fokus di Core      Competence.</strong> Ini yang mahasiswa kita sering lupakan. Jurusan yang kita      pilih di kampus seolah-olah bagaikan bidang garapan sampingan. Jurusan      computing yang kita pilih, tidak membuat kita fasih berbicara tentang      statistik pornografi di Internet ketika kita beraudiensi tentang RUU      Antipornografi. Jurusan ilmu kehutanan yang kita geluti, juga seolah-olah      tidak bermakna karena kita malah mengkritik sisi lain, ketika berteriak      lantang tentang masalah kerusakan hutan kita, penebangan hutan yang liar      atau monopoli pemanfaatan hutan oleh perusahaan. Jurusan sosial politik      yang kita geluti, juga kadang tidak membuat kita fasih berbicara tentang      teoritika dan strategi politik atau komparasi sistem politik kita dengan      negara lain. Wahai aktifis mahasiswa, konsisten di kompetensi inti adalah      jalan yang luruk, bijak dan bertanggungjawab. Jangan pernah mengatakan hal      yang tidak kita kuasai permasalahannya, karena itu membuat kita dan segala      sesuatu yang kita sampaikan terasa hampa.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Leadership di Komunitas      Maya.</strong> Buktikan bahwa leadership kita di dunia nyata juga terbukti di      dunia maya. Bangun komunitas, pimpin pergerakan komunitas maya, sebagai      penambah dukungan pergerakan kita di dunia nyata.Terakhir, tiga pesan saya untuk para aktifis pergerakan mahasiswa.</li>
</ul>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><strong>Perdjoeangan yang      mahasiswa lakukan adalah untuk memberi manfaat bagi rakyat.</strong><br />
Semua itu bukan bertujuan untuk jalan kita menuju senayan (menjadi anggota      DPR), jalan kita menjadi pejabat, jalan kita mendapatkan uang secara      instan, atau jalan-jalan berpamrih lain yang membuat kita tidak ikhlash</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Ucapan menjadi bermakna</strong> ketika kita juga bergerak melakukan perubahan dan memberi contoh yang      nyata. <em>Think globally but act locally.</em></li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Kembalikan perdjoeangan      ke karakter dan kredo mahasiswa yang sebenarnya.</strong></li>
<li style="text-align: justify;"> <strong>Mahasiswa adalah akademisi, pemikir muda, intelektual muda, entrepreneur      muda dan agen perubahan bangsa. </strong>Baca kembali dengan detail semua visi,      misi dan kredo organisasi pergerakan mahasiswa kita, pasti selalu menyebut      masalah intelektualitas, jiwa pemikir dan kekuatan akademik lain. Karena      itulah akar dan dasar kita bergerak.<strong> Tetap dalam perdjoeangan !!!<br />
</strong></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/wahana-edukasi/pergerakan-mahasiswa-2-0-mahasiswa-vs-dirinya-sendiri/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rute Angkutan Surabaya</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/rute-angkutan-surabaya/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/rute-angkutan-surabaya/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 May 2011 11:48:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[angkot ke pasar atom dari jmp]]></category>
		<category><![CDATA[cache:-oulqxdae28j:www.hmakstory.com/alamat-kost-surabaya/daftar-kost-surabaya-barat/index.html kost surabaya barat darmo]]></category>
		<category><![CDATA[jalur bemo arif rahmat hakim joyoboyo]]></category>
		<category><![CDATA[kost di gebang wetan surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[mos upn]]></category>
		<category><![CDATA[prapen indah]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Angkutan Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[rute bemo dari jalan kerta adi ke ketintang]]></category>
		<category><![CDATA[rute dari terminal bungurasih ke jl. taman apsari]]></category>
		<category><![CDATA[rute osowilangun ke paasar gentengkali]]></category>
		<category><![CDATA[rute st gubeng-rs dr soetomo]]></category>
		<category><![CDATA[upn sby angkutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Buat kawan-kawan yang pengen jalan / muter surabaya dan gak tahu naek angkot apa, ini ada list yg mungkin bisa bantu buat anda sekalian. 1. C Demak &#8211; Blauran &#8211; Karangmenjangan Berangkat : Terminal Jl. Sedayu &#8211; Demak &#8211; Dupak &#8211; Ps. Turi &#8211; Semarang &#8211; Kranggan &#8211; Praban &#8211; Siola &#8211; Gentengkali &#8211; Ngemplak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buat kawan-kawan yang pengen jalan / muter surabaya dan gak tahu naek angkot apa, ini ada list yg mungkin bisa bantu buat anda sekalian.<span id="more-62"></span></p>
<p>1. <strong>C</strong> Demak &#8211; Blauran &#8211; Karangmenjangan</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Jl. Sedayu &#8211; Demak &#8211; Dupak &#8211; Ps. Turi &#8211;   Semarang &#8211; Kranggan &#8211; Praban &#8211; Siola &#8211; Gentengkali &#8211; Ngemplak &#8211; Walikota   Moestadjab &#8211; Kodya &#8211; Ambengan &#8211; Kusumabangsa &#8211; THR &#8211; Ngaglik &#8211;   Tambaksari &#8211; Pacarkeling &#8211; Kalasan &#8211; Jolotundo &#8211; Bronggalan &#8211;   Tambangboyo &#8211; Prof. Dr. Moestopo &#8211; RS.Dr. Soetomo &#8211; Karangmenjangan &#8211;   Gubeng Airlangga &#8211; Dharmawangsa.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Kedungsroko &#8211; Pacarkeling &#8211; Residen Sudirman &#8211; Ambengan   &#8211; Ngemplak &#8211; Gentengkali &#8211; Siola &#8211; Praban &#8211; Pirngadi &#8211; Pawiyatan &#8211;   Semarang &#8211; Ps. Turi &#8211; Dupak &#8211; Demak.</p>
<p>2. <strong>D</strong> Joyoboyo &#8211; Ps.Turi &#8211; Sidorame</p>
<p><strong>PP</strong> : RS. Islam &#8211; Joyoboyo (terminal) &#8211; Diponegoro &#8211; Pasar Kembang   &#8211; Arjuno &#8211; Semarang &#8211; Ps. Turi &#8211; St. Semut &#8211; Ps. Atom &#8211; Nyamplungan &#8211;   Sidorame.</p>
<p>3. <strong>DKM</strong> Dukuh Kupang &#8211; Menanggal &#8211; Bungurasih</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Dukuh Kupang (UWK) &#8211; Raya Dukuh Kupang &#8211; Mayjend.   Sungkono &#8211; Padmosusastro &#8211; Indragiri &#8211; Wonoagung &#8211; Wonosari &#8211; Brawijaya &#8211;   Joyoboyo &#8211; Gunungsari &#8211; Jembatan Gunungsari &#8211; Ketintang Barat &#8211;   Pulowonokromo &#8211; Karangrejo &#8211; Jetis Kulon &#8211; Raya Ketintang &#8211; Ketintang   Permai &#8211; Gayung Kebonsari &#8211; Injoko &#8211; Gayungsari &#8211; Menanggal &#8211; Bunderan   Waru &#8211; Dukuh Menanggal &#8211; Bungurasih Utara &#8211; Terminal Bungurasih.</p>
<p>4. <strong>DKB</strong> Dukuh Kupang &#8211; Benowo</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Dukuh Kupang &#8211; UWK &#8211; Dukuh Kupang Barat &#8211; Mayjend.   Sungkono &#8211; Raya Kupang Indah &#8211; Kupang Jaya &#8211; Sukomanunggal &#8211; Darmo   Permai &#8211; Balongsari &#8211; Bumi Indah &#8211; Lempung Indah &#8211; Manukan Dalam &#8211; Candi   Lontar &#8211; Jelidro &#8211; Dukuh Bungkal &#8211; Sawo &#8211; Beringin &#8211; Klakah Rejo &#8211;   Kandangan &#8211; Moro Seneng &#8211; Sememi &#8211; SMU 12 &#8211; Raya Babar Jerawat &#8211; Raya   Pakal &#8211; Raci &#8211; Pasar Benowo &#8211; Terminal Benowo.</p>
<p>5. <strong>DA</strong> Darmo Permai &#8211; Pasar Atom</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Pasar Atom &#8211; Semut Kali &#8211; Peneleh &#8211; Gemblongan &#8211;   Tunjungan &#8211; Gub. Suryo &#8211; Panglima Sudirman &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Kartini &#8211;   Teuku Umar &#8211; WR. Supratman &#8211; Diponegoro &#8211; Chairil Anwar &#8211; Prapanca &#8211;   Kanwa &#8211; Raya Pakis &#8211; Bintang Diponggo &#8211; Mayjend. Sungkono &#8211; HR. Muhammad   &#8211; Simpang Darmo Permai &#8211; Raya Darmo Permai Utara.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Raya Darmo Permai Utara &#8211; Simpang Darmo Permai &#8211; HR.   Muhammad &#8211; Mayjend. Sungkono &#8211; Bintang Diponggo &#8211; Pakis Tirtosari &#8211;   Prapanca &#8211; Chairil Anwar &#8211; Diponegoro &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Basuki Rachmat &#8211;   Embong Malang &#8211; Blauran &#8211; Bubutan &#8211; Kantor Pos &#8211; Semut &#8211; Pasar Atom.</p>
<p>6. <strong>DP</strong> Manukan &#8211; Lontar &#8211; Jembatan Merah</p>
<p><strong>PP</strong> : Jembatan Merah &#8211; Veteran &#8211; Indrapura &#8211; Rajawali &#8211; Gresik &#8211;   Demak &#8211; Kalibutuh &#8211; Pacuan Kuda &#8211; Simo Kwagean &#8211; Banyu Urip &#8211; Simogunung   &#8211; Ngesong &#8211; Raya Dukuh Kupang Barat &#8211; Mayjend. Sungkono &#8211; HR. Muhammad &#8211;   Simpang Darmo Permai &#8211; Raya Pradah Indah &#8211; Lontar &#8211; Raya Kuwukan &#8211;   Jelidro &#8211; Wonorejo Indah &#8211; Manukan Kulon (Pangkalan Bemo).</p>
<p>7. <strong>E</strong> Karang Menjangan &#8211; Balongsari</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Petojo &#8211; Karang Menjangan &#8211; RS. Dr. Soetomo &#8211;   Gubeng Pojok &#8211; Pemuda &#8211; Panglima Sudirman &#8211; Basuki Rachmat &#8211; Embong   Malang &#8211; Tidar &#8211; Kalibutuh &#8211; Asem Raya &#8211; Asem Mulya &#8211; Tanjungsari &#8211; Raya   Tandes &#8211; Balongsari.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Balongsari &#8211; Raya Tandes &#8211; Tanjungsari &#8211; Asem Mulya &#8211;   Asem Raya &#8211; Kalibutuh &#8211; Tidar &#8211; Blauran &#8211; Praban &#8211; Gentengkali &#8211;   Ngemplak &#8211; Simpang Dukuh &#8211; Gub. Suryo &#8211; Panglima Sudirman &#8211; Gubeng Pojok   &#8211; Petojo &#8211; Karang Menjangan.</p>
<p>8. <strong>F</strong> Joyoboyo &#8211; Pegirian &#8211; Endrosono</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo &#8211; Pasar Wonokromo &#8211; Raya Ngagel &#8211; Gubeng Sumatra &#8211;   St. Gubeng &#8211; Anggrek &#8211; Kusumabangsa &#8211; Kapasari &#8211; Kaliondo &#8211; Simokerto &#8211;   Sidotopo Lor &#8211; Sidorame &#8211; Pegirian (Pasar) &#8211; Karang Tembok &#8211; Wonosari &#8211;   Endrosono.</p>
<p>9. <strong>G1</strong> Joyoboyo &#8211; Karang Menjangan</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Joyoboyo (Terminal) &#8211; Diponegoro &#8211; Ciliwung &#8211;   Adityawarman &#8211; Indragiri &#8211; Dr. Soetomo &#8211; Sriwijaya &#8211; Pasar Keputran &#8211;   Kayun &#8211; Raya Gubeng &#8211; Kertajaya &#8211; Menur &#8211; Karang Menjangan &#8211;   Dharmawangsa &#8211; RS. Dr. Soetomo.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : RS. Dr. Soetomo &#8211; Karang Menjangan &#8211; Menur &#8211; Kertajaya &#8211;   Gubeng &#8211; Karimun Jawa &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Dr. Soetomo &#8211; Adityawarman &#8211;   Brawijaya &#8211; Terminal Joyoboyo.</p>
<p>10. <strong>G</strong> Joyoboyo &#8211; Lidah Kulon &#8211; Lakasantri</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo (Terminal) &#8211; Gunungsari &#8211; Mastrip &#8211; Raya Wiyung &#8211; Raya Menganti &#8211; Perumahan Lidah Kulon &#8211; Lakasantri.</p>
<p>11. <strong>G</strong> Joyoboyo &#8211; Sepanjang</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo (Terminal) &#8211; Gunungsari &#8211; Mastrip &#8211; Sepanjang.</p>
<p>12. <strong>GL</strong> RSAL &#8211; Joyoboyo &#8211; Pasar Loak</p>
<p><strong>PP</strong> : RSAL &#8211; Joyoboyo &#8211; Diponegoro &#8211; Bogowonto &#8211; Taman Ketampon &#8211;   Imam Bonjol &#8211; Pandegiling &#8211; Kampung Malang &#8211; Kedungsari &#8211; Kedungdoro &#8211;   Anjasmoro &#8211; Tidar &#8211; Arjuno &#8211; Kalibutuh &#8211; Asemrowo &#8211; Demak &#8211; Pasar Loak.</p>
<p>13. <strong>GS</strong> Gunung Anyar &#8211; Sidorame</p>
<p><strong>PP</strong> : Pangkalan Gunung Anyar &#8211; Rungkut Madya &#8211; Rungkut Asri Barat &#8211;   Raya Rungkut &#8211; Rungkut Mejoyo &#8211; Tenggilis Mejoyo &#8211; Parapen Raya &#8211; Raya   Barata Jaya &#8211; Bratang Wetan &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Ngagel Jaya Barat &#8211;   Ngagel Jaya Timur &#8211; Pucang Sewu &#8211; Kalibokor I &#8211; Raya Ngagel &#8211; Raya   Gubeng &#8211; Jawa &#8211; Sumatera &#8211; St. Gubeng &#8211; Kusumabangsa &#8211; Wijaya Kusuma &#8211;   Ambengan &#8211; Jagung Suprapto &#8211; Kalisari &#8211; Kalianyar &#8211; Undaan Kulon &#8211;   Pengampon &#8211; Pasar atom &#8211; Kapasan &#8211; Sidodadi &#8211; Sidorame.</p>
<p>14. <strong>H1</strong> Pasar Wonokromo &#8211; Waru &#8211; Sepanjang</p>
<p><strong>PP</strong> : Pasar Wonokromo &#8211; A.Yani &#8211; IAIN &#8211; POLDA &#8211; Waru &#8211; Putar di   ALOHA &#8211; Bungurasih &#8211; Taman Sepanjang &#8211; Bebekan &#8211; Ngelom &#8211; Pasar   Sepanjang.</p>
<p>15. <strong>H2</strong> Pasar Wonokromo &#8211; Pagesangan &#8211; Menanggal</p>
<p><strong>PP</strong> : Pasar Wonokromo &#8211; Jetis Baru &#8211; Kr. Rejo Sawah &#8211; Ketintang &#8211;   Karah &#8211; Karah Agung &#8211; Kebon Agung &#8211; Kebonsari Tengah &#8211; Pagesangan Timur &#8211;   Pagesangan II &#8211; Masjid Agung Surabaya &#8211; Gayungsari XII &#8211; Wisma   Pagesangan &#8211; Dukuh Menanggal &#8211; SMU 15 &#8211; Menanggal Utara &#8211; Pangkalan Bemo   Menanggal.</p>
<p>16. <strong>H4</strong> Pasar Wonokromo &#8211; Sedati</p>
<p><strong>PP</strong> : Pasar Wonokromo &#8211; Achmad Yani &#8211; Jemur Andayani &#8211; Kutisari &#8211; Rungkut Industri &#8211; Rungkut Tengah &#8211; Wadung Asri &#8211; Sedati.</p>
<p>17. <strong>H2</strong> RSI &#8211; Sepanjang</p>
<p><strong>PP</strong> : RSI &#8211; Jetis Kulon &#8211; Karangrejo &#8211; Pulowonokromo &#8211; Karah   Jambangan &#8211; Kebonsari &#8211; Raya Pagesangan &#8211; Raya Simowaru &#8211; Pasar   Sepanjang.</p>
<p>18. <strong>I</strong> Kupang &#8211; Benowo</p>
<p><strong>PP</strong> : Diponegoro (Pasar Burung) &#8211; Banyu Urip &#8211; Sukomanunggal &#8211;   Raya Tandes &#8211; Manukan &#8211; Kandangan &#8211; Sememi &#8211; Raya Pakal &#8211; Babat Jerawat &#8211;   Benowo.</p>
<p>19. <strong>IM</strong> Semut Indah &#8211; Manukan (A-SCTV)</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Manukan &#8211; Manukan Tengah &#8211; Manukan Lor &#8211; Manukan   Tama &#8211; Manukan Dalam &#8211; Lempung Indah &#8211; Bumi Indah &#8211; Darmo Indah Selatan &#8211;   Darmo Indah Barat &#8211; Darmo Indah Timur &#8211; Darmo Satelit Selatan &#8211; Raya   Darmo Permai &#8211; Raya Suko Manunggal &#8211; Tanjungsari &#8211; Tambak Mayor &#8211; Dupak   Rukun &#8211; Asem Mulyo &#8211; Kalibutuh &#8211; Tidar &#8211; Arjuna &#8211; Semarang &#8211; Raden Saleh   &#8211; Bubutan &#8211; St. Semut.</p>
<p>20. <strong>IM</strong> Semut Indah &#8211; Manukan (B-DST)</p>
<p><strong>PP</strong> : Semut Indah (St. Semut) &#8211; Pasar Turi &#8211; Demak &#8211; Dupak &#8211;   Asemrowo &#8211; Asem Raya &#8211; Tanjungsari &#8211; Sukomanunggal &#8211; Satelit Indah &#8211;   Satelit Utara &#8211; Darmo Indah Timur &#8211; Darmo Indah Selatan &#8211; Balongsari   Tama &#8211; Bumi Indah &#8211; Lempung Indah &#8211; Manukan Dalam &#8211; Terminal Manukan.</p>
<p>21. <strong>J</strong> Joyoboyo &#8211; Kalianak</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Diponegoro &#8211; Banyu Urip &#8211; Simo Kwagean &#8211;   Petemon Barat &#8211; Petemon Kali &#8211; Tentara Genie Pelajar (Patuha) Tidar &#8211;   Kalibutuh &#8211; Asemrowo &#8211; Tambaksari &#8211; Gresik &#8211; Kalianak.</p>
<p>22. <strong>JM</strong> Joyoboyo &#8211; Menganti</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Gunungsari &#8211; Raya Wiyung &#8211; Raya Menganti   &#8211; Taman Pondok Indah &#8211; Babatan Mukti &#8211; SLTP 28 &#8211; SLTP 40 &#8211; Pasar   Menganti.</p>
<p>23. <strong>JTK</strong> Joyoboyo &#8211; UPN</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo &#8211; Pasar Wonokromo &#8211; A. Yani &#8211; Margorejo Indah &#8211;   Jemursari &#8211; Tenggilis &#8211; Kendangsari &#8211; Kutisari &#8211; Rungkut Industri &#8211;   Rungkut Madya (Yakaya) &#8211; UPN &#8211; Raya &#8211; Raya Medokan Ayu &#8211; Rungkut YKP &#8211;   Raya Medokan Ayu.</p>
<p>24. <strong>JTK</strong> Joyoboyo &#8211; Tambak Klanggri</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo Terminal &#8211; Bendul Merisi &#8211; Sidosermo &#8211; Prapen Indah   &#8211; Tenggilis &#8211; UBAYA &#8211; Raya Rungkut &#8211; Rungkut Madya &#8211; UPN &#8211; Gunung Anyar   Tambak &#8211; Tambak Klanggri.</p>
<p>25. <strong>JBM</strong> Joyoboyo &#8211; Bratang &#8211; Medokan</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo &#8211; Jagir Wonokromo &#8211; Ngagel Raya &#8211; Bung Tomo &#8211;   Ngagel Jaya Selatan &#8211; Manyar Terminal Bratang &#8211; Nginden Semolo &#8211; UNITOMO   &#8211; UNTAG &#8211; Semolo Waru &#8211; Raya Medokan &#8211; Medokan Semempir &#8211; SMU 20 &#8211;   Wonorejo Rungkut &#8211; Kendalsari &#8211; Wonorejo Rungkut Utara &#8211; Wonorejo   Rungkut Selatan &#8211; Wonoayu &#8211; Medokan Ayu &#8211; Rungkut TKP &#8211; UPN &#8211; Gunung   Anyar Lor &#8211; Gunung Anyar Tengah &#8211; Gunung Anyar Kidul.</p>
<p>26. <strong>JTK</strong> Joyoboyo &#8211; UBAYA &#8211; Medokan</p>
<p><strong>PP</strong> : Joyoboyo &#8211; Bendul Merisi &#8211; RSAL &#8211; Sidosermo &#8211; Tenggilis   Utara &#8211; Tenggilis Mejoyo &#8211; Raya Tenggilis &#8211; UBAYA &#8211; Kaliwaru &#8211; Raya   Rungkut &#8211; Rungkut Madya &#8211; UPN &#8211; Medokan Ayu.</p>
<p>27. <strong>JK</strong> Joyoboyo &#8211; Kalijudan &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Raya Darmo &#8211; Dr. Soetomo &#8211; Jembatan   Pandegiling &amp;amp; Gubeng &#8211; Kalimantan &#8211; Nias &#8211; Gubeng Masjid &#8211; St.   Gubeng &#8211; Gerbong &#8211; Indrakila &#8211; Kalasan &#8211; Jagiran &#8211; Gersikan &#8211; Bronggalan   II &#8211; Plosobaru &#8211; Kalijudan &#8211; Kenjeran &#8211; Wiratno &#8211; Terminal Kenjeran.</p>
<p>28. <strong>JMK</strong> Jembatan Merah &#8211; Pogot &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : JMP &#8211; Jembatan Merah &#8211; Kalimati Wetan &#8211; Dukuh &#8211;   Nyamplungan &#8211; Danakarya &#8211; Pegirian &#8211; Aswotomo &#8211; Sidodadi &#8211; Kampung Seng &#8211;   Kapasan &#8211; Gembong &#8211; Pecindilan &#8211; Kalianyar &#8211; Ngaglik &#8211; Tambakdadi &#8211;   Kenjeran &#8211; Sidotopo Wetan &#8211; Platuk &#8211; Pogot &#8211; Kedung Cowek &#8211; Kyai Tambak   Deres &#8211; Bulak Cupat &#8211; Bulak Setro &#8211; Kejawan &#8211; Tambak Deres &#8211; Pantai Lama   &#8211; Kenjeran Lama &#8211; Terminal Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Pantai Lama &#8211; Tambak Deres &#8211;   Kejawan &#8211; Bulak Setro &#8211; Bulak Cupat &#8211; Kyai Tambak Deres &#8211; Kedung Cowek &#8211;   Pogot &#8211; Platuk &#8211; Siditopo Wetan &#8211; Kenjeran &#8211; Kapasan &#8211; Kampung Seng &#8211;   Sidodadi &#8211; Aswotomo &#8211; Pegirian &#8211; Kertopaten &#8211; Panggung &#8211; Veteran &#8211;   Kantor Pos Kebon Rojo &#8211; Indrapura &#8211; Krembangan Barat &#8211; Rajawali &#8211; JMP &#8211;   Jembatan Merah.</p>
<p>29. <strong>K</strong> Ujung Baru &#8211; Jembatan Merah</p>
<p><strong>PP</strong> : Jembatan Merah &#8211; JMP &#8211; Veteran &#8211; Kebonrojo &#8211; Indrapura &#8211;   Perak Barat &#8211; Prapat Kurung Utara &#8211; Kalimas Baru &#8211; Ujung Baru &#8211; Terminal   Dermaga &#8211; Perak Timur &#8211; Perak Barat &#8211; Rajawali &#8211; SMP 5 &#8211; JMP.</p>
<p>30. <strong>KIP1</strong> Petojo &#8211; Sidosermo &#8211; Kutisari</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Petojo (RS. Dr. Soetomo) &#8211; Gubeng Masjid &#8211;   St. Gubeng &#8211; Nias &#8211; Juwingan &#8211; Pucangan &#8211; Kalibokor &#8211; Pucang Sewu &#8211;   Ngagel Jaya Selatan &#8211; Manyar &#8211; Raya Nginden &#8211; Raya Prapen (SMU 16) &#8211;   Jemursari &#8211; Sidosermo &#8211; Tenggilis &#8211; Kendangsari &#8211; Kutisari Utara &#8211;   Kutisari Indah.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Kutisari Indah &#8211; Kutisari Utara &#8211; Kendangsari Industri &#8211;   Jemursari &#8211; Sidosermo &#8211; Raya Nginden &#8211; Bratang Binangun &#8211; Ngagel Jaya   Selatan &#8211; Pucang Sewu &#8211; Pasar Pucang &#8211; Pucang Anom Timur &#8211; Dharmawangsa &#8211;   RS. Dr. Soetomo &#8211; Terminal Petojo.</p>
<p>31. <strong>KIP2</strong> Petojo &#8211; UNTAG &#8211; Kutisari</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Petojo &#8211; RS. Dr. Soetomo &#8211; Mojo Kidul &#8211;   Dharmawangsa Indah &#8211; Kertajaya Indah &#8211; Klampis Jaya &#8211; Menur Pumpungan &#8211;   Manyar Indah &#8211; Manyar UNTAG &#8211; Taman Intan Nginden &#8211; Panjang Jiwo &#8211; Raya   Tenggilis &#8211; UBAYA &#8211; Raya Rungkut &#8211; Rungkut Asri &#8211; Rungkut Kidul (KH.   Zamhuri) &#8211; Rungkut Industri &#8211; STIKOM &#8211; Kutisari Utara &#8211; Kutisari Indah.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Kutisari Indah &#8211; Kutisari Utara &#8211; Raya Kendangsari &#8211;   Rungkut Industri I &#8211; Rungkut Kidul (KH. Zamhuri) &#8211; Rungkut Asri Barat &#8211;   Kalirungkut &#8211; Rungkut Mejoyo &#8211; Raya Tenggilis &#8211; Panjang Jiwo &#8211; Taman   Intan Nginden &#8211; UNTAG &#8211; Manyar Kartika &#8211; Menur Pumpungan &#8211; Klampis Jaya &#8211;   Kertajaya Indah &#8211; Dharmahusada Indah &#8211; Dharmahusada Indah Barat &#8211; Mojo &#8211;   Jojoran &#8211; Karangmenjangan &#8211; Gubeng Airlangga &#8211; Dharmawangsa (RS.Dr.   Soetomo) &#8211; Terminal Petojo.</p>
<p>32. <strong>LMJ</strong> Jembatan Merah &#8211; Margomulyo &#8211; Manukan</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Angkot Manukan &#8211; Manukan Tengah &#8211; SMU 11 &#8211; Manukan   Lor &#8211; Manukan Tama &#8211; Manukan Wetan &#8211; Balongsari &#8211; Margomulyo &#8211; Tol Dupak   &#8211; Pasar Loak &#8211; Dupak &#8211; Pasar Turi &#8211; Bubutan &#8211; Indrapura &#8211; Krembangan   Barat &#8211; Rajawali &#8211; JMP &#8211; Jembatan Merah.</p>
<p>33. <strong>M</strong> Joyoboyo &#8211; Kayun &#8211; Jembatan Merah</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Darmokali &#8211; Dinoyo &#8211; Dr. Soetomo &#8211;   Keputran &#8211; Karimunjawa &#8211; Kayun &#8211; Pemuda &#8211; Yos Sudarso &#8211; Walikota   Mustajab &#8211; Gentengkali &#8211; Undaan Kulon &#8211; Pengampon &#8211; Bunguran (SMP 7) &#8211;   St. Semut &#8211; Pahlawan &#8211; Bubutan &#8211; Indrapura &#8211; Krembangan Barat &#8211; Rajawali   &#8211; Jembatan Merah.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Jembatan Merah (JMP) &#8211; Veteran St. Semut &#8211; Pasar Atom &#8211;   Pecindilan &#8211; Undaan Wetan &#8211; Ambengan &#8211; Jagung Suprapto &#8211; Walikota   Mustajab &#8211; Gubeng Pojok &#8211; Pemuda &#8211; Kayun &#8211; Karimunjawa &#8211; Panglima   Sudirman &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Darmo &#8211; Pandegiling &#8211; Keputran &#8211; Dinoyo &#8211;   Darmokali &#8211; Pasar Wonokromo &#8211; RSI &#8211; Terminal Joyoboyo.</p>
<p>34. <strong>MLK</strong> Manukan &#8211; Loak &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Manukan &#8211; Manukan Lor &#8211; Manukan Tama &#8211; Raya   Tandes &#8211; Margomulyo &#8211; Tol Dupak &#8211; Pasar Loak &#8211; Asemrowo &#8211; Kalibutuh &#8211;   Kranggan &#8211; Praban &#8211; Gentengkali &#8211; Ngemplak &#8211; Walikota Mustajab &#8211; Jagung   Suprapto &#8211; Ambengan &#8211; Wijayakusuma &#8211; Slamet &#8211; Gubeng Pojok &#8211; Tampak   Siring &#8211; Indrakila &#8211; Kalasan &#8211; Jagiran &#8211; Plosobogen &#8211; Krampung &#8211; Karang   Empat &#8211; Karangasem &#8211; Kenjeran &#8211; SMU 3 &#8211; Terminal Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Kalijudan &#8211; Ploso Baru &#8211; Gersikan &#8211;   Jagiran &#8211; Sawentar &#8211; Pacar Keling &#8211; Residen Sudirman &#8211; Ambengan &#8211;   Ngemplak &#8211; Gentengkali &#8211; Achmad Jais &#8211; Jembatan Gemblongan &#8211; Praban &#8211;   Bubutan &#8211; Pirngadi &#8211; Semarang &#8211; Kalibutuh &#8211; Asem Raya &#8211; Tanjungsari &#8211;   Raya Tandes &#8211; Manukan.</p>
<p>35. <strong>N</strong> Jembatan Merah &#8211; Menur &#8211; Bratang</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Jembatan merah &#8211; Veteran &#8211; Pahlawan &#8211; Kramat Gantung &#8211;   Gemblongan &#8211; Gentengkali &#8211; Jembatan Genteng Kali &#8211; Ngemplak &#8211; Walikota   Mustajab &#8211; Gubeng Pojok (RS. Kodam V Brawijaya) &#8211; Sumatra &#8211; Biliton &#8211;   Kertajaya &#8211; Pucang Anom Timur &#8211; Pucang Adi &#8211; Pucang Jajar &#8211; Menur &#8211;   Manyar &#8211; Terminal Bratang.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Bratang &#8211; Manyar &#8211; Manyar Sambongan &#8211; Pucang Anom Timur   &#8211; Kertajaya &#8211; Sulawesi &#8211; Raya Gubeng &#8211; Sumatra &#8211; Pemuda &#8211; Yos Sudarso &#8211;   Walikota Mustajab &#8211; Gentengkali &#8211; Praban &#8211; Bubutan &#8211; Indrapura &#8211;   Krembangan Barat &#8211; Jembatan Merah.</p>
<p>36. <strong>O</strong> Jembatan Merah &#8211; Universitas Hang Tuah &#8211; Keputih</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Jembatan Merah &#8211; Veteran &#8211; Pahlawan &#8211; Pasar Besar &#8211;   Peneleh &#8211; Makam Peneleh &#8211; Undaan Kulon &#8211; Kalianyar &#8211; Ngaglik &#8211; Krampung &#8211;   Karangan &#8211; Bronggalan &#8211; Tambang Boyo &#8211; Karang Menjangan &#8211; RS.Dr.   Soetomo &#8211; Dharmahusada &#8211; Kertajaya Indah &#8211; Manyar Kertoadi &#8211; Gebang   Putih &#8211; Arif Rahman Hakim &#8211; Keputih.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Keputih &#8211; Arif Rahman Hakim &#8211; Gebang Putih &#8211; Manyar   Kertoadi &#8211; Kertajaya Indah &#8211; Dharmahusada &#8211; Karang Menjangan &#8211; RS. Dr.   Soetomo &#8211; Kedung Sroko &#8211; Pacar Keling &#8211; Kalasan &#8211; Jolotundo &#8211; Bronggalan   &#8211; Krampung &#8211; Tambaksari &#8211; Ambengan &#8211; Kusuma Bangsa &#8211; Kalianyar &#8211;   Jagalan &#8211; Pasae Besar &#8211; Bubutan &#8211; Indrapura &#8211; Rajawali &#8211; JMP.</p>
<p>37. <strong>P</strong> Joyoboyo &#8211; Gebang Putih &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Darmokali &#8211; Jembatan Ngagel &#8211;   Bung Tomo &#8211; Ngagel Timur &#8211; Pucang Anom Timur &#8211; Manyar Sambongan &#8211; Manyar   Sabrangan &#8211; Mleto &#8211; Manyar Kertoadi &#8211; Gebang Lor &#8211; Raya ITS &#8211; Kejawan   Putih &#8211; Mulyosari &#8211; Babatan Pantai &#8211; Wiratno (SMU 3) &#8211; Terminal   Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Wiratno &#8211; Babatan Pantai &#8211;   Mulyosari &#8211; Raya ITS &#8211; Gebang Lor &#8211; Manyar Kertoadi &#8211; Mleto &#8211; Manyar   Sabrangan &#8211; Manyar Sambongan &#8211; Pucang Anom Timur &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211;   Ngagel Rejo Timur &#8211; Ngagel Raya &#8211; Pasar Wonokromo &#8211; Terminal Joyoboyo.</p>
<p>38. <strong>P</strong> Joyoboyo &#8211; Karang Menjangan &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Ngagel Raya &#8211; Ngagel Rejo Kidul &#8211; Ngagel   Rejo Utara &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Ngagel Jaya &#8211; Pucang Anom Timur &#8211;   Dharmawangsa &#8211; RS. Dr. Soetomo &#8211; Dr. Moestopo &#8211; Tampaksiring &#8211; Penataran   &#8211; Pacarkeling &#8211; Sawentar &#8211; Jagiran &#8211; Plosobogen &#8211; Krampung &#8211; Putroagung   Wetan &#8211; Karangasem &#8211; Kalijudan Madya &#8211; Kenjeran.</p>
<p>39. <strong>P</strong> Petojo &#8211; Ketintang</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Pangkalan Bemo Petojo (RS. Dr. Soetomo) &#8211; Karang   Menjangan &#8211; Gubeng Airlangga &#8211; Dharmawangsa &#8211; Kertajaya &#8211; Pucang Anom   Timur &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Ngagel Rejo Kidul &#8211; Raya Ngagel &#8211; Pasar   Wonokromo &#8211; A. Yani &#8211; Ketintang Raya &#8211; Ketintang Madya.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Ketintang Madya &#8211; Jetis Kulon &#8211; RSI &#8211; Raya Wonokromo &#8211;   Jagir &#8211; Raya Ngagel &#8211; Bung Tomo &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Ngagel Jaya &#8211;   Pucang Anom Timur &#8211; Kertajaya &#8211; Dharmawangsa &#8211; RS. Dr. Soetomo &#8211;   Pangkalan Bemo Petojo.</p>
<p>40. <strong>Q</strong> Jembatan Merah &#8211; Bratang (Lewat Pasar Kembang)</p>
<p><strong>PP</strong> : Jembatan Merah &#8211; Veteran &#8211; Tembaan &#8211; Pasar Turi &#8211; Semarang &#8211;   Tidar &#8211; Kedung Doro &#8211; Pasar Kembang &#8211; Diponegoro &#8211; Dr. Soetomo &#8211; Dinoyo   &#8211; Bung Tomo &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Manyar &#8211; Terminal Bratang.</p>
<p>41. <strong>RDK</strong> Dukuh Kupang &#8211; Tambak Osowilangun</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Dukuh Kupang &#8211; Dukuh Kupang Barat &#8211; Jembatan Kupang   Jaya &#8211; Simohilir &#8211; Simo Pomahan &#8211; Simo Tambaan &#8211; Simojawar &#8211; Raya   Sukomanunggal &#8211; Tanjungsari &#8211; Tambak Mayor &#8211; Dupakrukun &#8211; Pasar Loak &#8211;   Raya Dupak &#8211; Raya Demak &#8211; Raya Gresik &#8211; Kalianak &#8211; Greges &#8211; Terminal   Tambak Osowilangun.</p>
<p>42. <strong>R2</strong> Jembatan Merah &#8211; Nambangan &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : JMP &#8211; Kembang Jepun &#8211; Kapasan &#8211; Kampung Seng &#8211;   Bolodewo &#8211; Sidorame &#8211; Kr. Tembok &#8211; Wonokesumo &#8211; Kedungmangu &#8211;   Bulakbanteng &#8211; Kedinding Lor &#8211; Nambangan &#8211; Cupat &#8211; Pantai Mentari &#8211;   Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Pantai Mentari &#8211; Cupat &#8211; Nambangan &#8211; Kedinding Lor &#8211;   Bulakbanteng &#8211; Kedungmangu &#8211; Wonokesumo &#8211; Kr. Tembok &#8211; Sidorame &#8211;   Bolodewo &#8211; Ksmpung Seng &#8211; Kapasan &#8211; Pasar Atom &#8211; Waspada &#8211; Bibis &#8211; JMP.</p>
<p>43. <strong>R1</strong> Jembatan Merah &#8211; Kapasan &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Jembatan Merah &#8211; Veteran &#8211; Semut &#8211; Bunguran &#8211; Pasar   Atom &#8211; Kapasan &#8211; Kapasari &#8211; Ngaglik &#8211; Kapas Krampung &#8211; Putro Agung &#8211;   Kenjeran &#8211; Sukolilo Pantai (Pantai Ria Kenjeran) &#8211; Terminal Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Sukolilo Pantai (Pantai Ria   Kenjeran) &#8211; Kenjeran &#8211; Kalianda &#8211; Kapasan &#8211; Bunguran &#8211; Stasiun Kota &#8211;   Pahlawan &#8211; Tembaan &#8211; Indrapura &#8211; Krembangan Barat &#8211; Rajawali &#8211; Jembatan   Merah.</p>
<p>44. <strong>RT</strong> Rungkut &#8211; Pasar Turi (YKP)</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Pasar Turi &#8211; Tembaan &#8211; Pahlawan &#8211; Tunjungan &#8211; Gub.   Suryo (SMU 6) &#8211; Panglima Sudirman &#8211; Embomg Ploso &#8211; Kayun &#8211; Karimunjawa &#8211;   Biliton &#8211; Sulawesi &#8211; Raya Ngagel &#8211; Kalibokor I &#8211; Pucangsewu &#8211; Raya   Kalibokor &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Manyar &#8211; Terminal Bratang &#8211; Nginden &#8211;   Panjang Jiwo &#8211; Raya Rungkut &#8211; Rungkut Asri &#8211; KH. Zamhuri.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : KH. Zamhuri &#8211; Rungkut Asri &#8211; Raya Rungkut &#8211; Panjang   Jiwo &#8211; Barata Jaya &#8211; Bratang Binangun &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Manyar &#8211;   Ngagel Jaya Utara &#8211; Ngagel Jaya Barat &#8211; Pucangsewu &#8211; Kalibokor I &#8211; Raya   Ngagel &#8211; Raya Gubeng &#8211; Karimunjawa &#8211; Embong Cerme &#8211; Basuki Rachmat &#8211;   Embong Malang &#8211; Blauran &#8211; Bubutan &#8211; Pasar Turi.</p>
<p>45. <strong>RT</strong> Rungkut &#8211; Pasar Turi (TULUS)</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Pasar Turi &#8211; Semarang &#8211; Raden Saleh &#8211; Bubutan &#8211;   Penghela &#8211; Pahlawan &#8211; Gemblongan &#8211; Tunjungan &#8211; Genteng Besar &#8211;   Gentengkali &#8211; Ngemplak &#8211; Walikota Mustajab &#8211; Jagung Suprapto &#8211; Kotamdya &#8211;   Gubeng Pojok &#8211; Sumatra &#8211; Biliton &#8211; Kertajaya &#8211; Flores &#8211; Lombok &#8211; Raya   Ngagel &#8211; Kalibokor I &#8211; Pasar Pucang &#8211; Pucang Jajar &#8211; Ngagel Madya &#8211;   Ngagel Jaya Selatan &#8211; Manyar &#8211; Terminal Bratang &#8211; Nginden &#8211; Panjang Jiwo   &#8211; Kedung Baruk &#8211; Kedung Asem &#8211; Rungkut Harapan.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Rungkut Harapan &#8211; Rungkut Alang-alang &#8211; Kedung Asem &#8211;   Kedung Baruk &#8211; Panjang Jiwo &#8211; Barata Jaya &#8211; Bratang Binangun &#8211; Manyar &#8211;   Ngagel Jaya Utara &#8211; Pucang Jajar Selatan &#8211; Pucang Anom &#8211; Juwingan &#8211;   Flores &#8211; Sulawesi &#8211; Raya Gubeng &#8211; Panglima Sudirman &#8211; Kombes M. Duryat &#8211;   Kedungsari &#8211; Kedungdoro &#8211; Blauran &#8211; Bubutan &#8211; Pasar Turi.</p>
<p>46. <strong>RBK</strong> Rungkut Barata &#8211; Bratang &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Sukolilo Lor &#8211; Mulyosari &#8211; Raya ITS &#8211;   Raya Kertajaya Indah &#8211; Klampis Jaya &#8211; Menur Pumpungan &#8211; Manyar Kartika &#8211;   Manyar Rejo &#8211; Terminal Bratang &#8211; Semolowaru &#8211; Madokan Semampir &#8211; Baruk   Utara &#8211; Kendalsari &#8211; Penjaringan Sari &#8211; Kedung Asem &#8211; Rungkut   Alang-alang &#8211; Rungkut Asri Tengah &#8211; KH. Zamhuri &#8211; Rungkut Tengah &#8211; Kyai   Abd. Karim &#8211; Rungkut Barata.</p>
<p>47. <strong>S</strong> Joyoboyo &#8211; Bratang &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Jagir Wonokromo &#8211; Raya Ngagel &#8211; Ngagel   Rejo &#8211; Bratang Gede &#8211; Barata Jaya &#8211; Bratang Binangun &#8211; Ngagel Jaya   Selatan &#8211; Manyar &#8211; Terminal Bratang &#8211; Menur Pumpungan &#8211; Arif Rahman   Hakim &#8211; Keputih &#8211; Kejawan &#8211; Perumahan Laguna &#8211; Mulyosari &#8211; Tempurejo &#8211;   Wiratno &#8211; Terminal Kenjeran.</p>
<p>48. <strong>T2</strong> Joyoboyo &#8211; Mulyosari &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Joyoboyo &#8211; Marmoyo &#8211; Darmokali &#8211; Raya Ngagel &#8211; Raya   Gubeng &#8211; Biliton &#8211; Gubeng Masjid &#8211; Tampak Siring &#8211; Moestopo &#8211; RS. Dr.   Soetomo &#8211; Kedung Sroko &#8211; Pacar Keling &#8211; Kalasan &#8211; Jolotundo &#8211; Bronggalan   &#8211; Tambangboyo &#8211; Pacar Kembang &#8211; Kali Kepiting &#8211; Mulyorejo &#8211; Sutorejo &#8211;   Mulyosari &#8211; Terminal Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Mulyosari &#8211; Sutorejo &#8211; Mulyorejo &#8211;   Kaliwaron &#8211; Kedung Tarukan &#8211; Tambangboyo &#8211; RS. Dr. Soetomo &#8211; Karang   Menjangan &#8211; Gubeng Airlangga &#8211; Dharmawangsa &#8211; Gubeng Masjid &#8211; Sulawesi &#8211;   Raya Ngagel &#8211; Darmokali &#8211; Bengawan &#8211; Diponegoro &#8211; Ciliwung &#8211; Hayam   Wuruk &#8211; Brawijaya &#8211; Terminal Joyoboyo.</p>
<p>49. <strong>T1</strong> Joyoboyo &#8211; Sawahan &#8211; Simorejo</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Diponegoro &#8211; Bogowonto &#8211; Indragiri &#8211;   Cipunegara &#8211; Padmosusastro &#8211; Kembang Kuning &#8211; Mangkunegara &#8211; Diponegoro &#8211;   Pasar Kembang &#8211; Petemon Timur &#8211; Petemon Kali &#8211; Petemon II &#8211; Pacuan Kuda   &#8211; Simo Sidomulyo &#8211; Simo Katrungan &#8211; Petemon III &#8211; Raya Simorejo &#8211;   Simorejo II &#8211; Dupak Rukun &#8211; Tambak Mayor &#8211; Tanjungsari &#8211; Simorejo Sari   Barat.</p>
<p>50. <strong>TV</strong> Joyoboyo &#8211; Tubanan &#8211; Manukan</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Diponegoro &#8211; Ciliwung &#8211; Adityawarman &#8211;   Mayjend. Sungkono &#8211; HR. Muhammad &#8211; Simpang Darmo Permai Utara &#8211; Raya   Darmo Permai Utara &#8211; Tubanan &#8211; Balongsari Tama &#8211; Bumi Indah &#8211; Lempung   Indah &#8211; Manukan Dalam &#8211; Manukan Tengah (SMU 11) &#8211; Terminal Manukan.</p>
<p>51. <strong>TV</strong> Joyoboyo &#8211; Balongsari</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Ciliwung &#8211; Adityawarman &#8211; Mayjend.   Sungkono &#8211; Kupang Indah &#8211; Kupang Jaya &#8211; Darmo Baru Barat &#8211; Darmo Permai   III &#8211; Darmo Harapan &#8211; Darmo Indah &#8211; Saritama &#8211; Balongsari Tama &#8211;   Terminal Balongsari.</p>
<p>52. <strong>U</strong> Joyoboyo &#8211; Jagir &#8211; Rungkut Menanggal</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Jagir Wonokromo &#8211; Panjangjiwo &#8211;   Kalirungkut &#8211; Rungkut Lor &#8211; Rungkut Kidul &#8211; Rungkut Tengah &#8211; Rungkut   Menanggal.</p>
<p>53. <strong>U</strong> Joyoboyo &#8211; Wonorejo &#8211; Rungkut</p>
<p><strong>PP</strong> : Pasar Wonokromo &#8211; Jagir &#8211; Panjangjiwo &#8211; Kedung Baruk &#8211; Kedung Asem &#8211; Penjaringan Sari &#8211; Wonorejo Rungkut.</p>
<p>54. <strong>U</strong> Pasar Wonokromo &#8211; Gunung Anyar</p>
<p><strong>PP</strong> : Pasar Wonokromo &#8211; Bendul Merisi &#8211; Jagir Sidomukti &#8211; Raya   Jagir &#8211; Panjang Jiwo &#8211; Kedung Baruk &#8211; Kedung Asem &#8211; Pandugo &#8211; Wonoayu &#8211;   Medokan Ayu &#8211; Wisma Gunung Anyar.</p>
<p>55. <strong>USP</strong> Ujung Baru &#8211; Petojo (Karangmenjangan)</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Ujung Baru &#8211; Kalimas Baru &#8211; Pegirian &#8211;   Kertopaten &#8211; Sidodadi &#8211; Kampung Seng &#8211; Kapasan &#8211; Kapasari &#8211; Ngaglik &#8211;   Tambaksari &#8211; Residen Sudirman &#8211; Tampaksiring &#8211; Dr. Moestopo &#8211; Karang   Menjangan &#8211; Petojo.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Karang Menjangan &#8211; Kedung Sroko &#8211; Pacar Keling &#8211;   Kalasan &#8211; Jagiran &#8211; Ploso Bogen &#8211; Krampung &#8211; Tambaksegaran &#8211; Kenjeran &#8211;   Kapasan &#8211; Kampung Seng &#8211; Sidodadi &#8211; Kertopaten &#8211; Pegirian &#8211; KH. Mas   Mansyur &#8211; Benteng &#8211; Kalimas &#8211; Ujung Baru.</p>
<p>56. <strong>UBB</strong> Ujung Baru &#8211; Bratang</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Ujung Baru &#8211; Kalimas Baru &#8211; Sisingamangaraja   &#8211; Petekan &#8211; Indrapura &#8211; Rajawali &#8211; SMP 5 &#8211; JMP &#8211; Veteran &#8211; Stasiun   Semut &#8211; Semut Kali &#8211; Peneleh &#8211; Makam Peneleh &#8211; Undaan &#8211; Kalisari &#8211;   Jagung Suprapto &#8211; Ambengan &#8211; Wijayakusuma &#8211; Gubeng Pojok &#8211; Sumatra &#8211;   Nias &#8211; Jawa &#8211; Biliton &#8211; Sulawesi &#8211; Ngagel &#8211; Upajiwa &#8211; Ngagel Jaya   Selatan &#8211; Terminal Bratang.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Bratang &#8211; Ngagel Jaya Selatan &#8211; Ngagel Jaya   Barat &#8211; Pucang Sewu &#8211; Bagong Ginayan &#8211; Sumatra &#8211; Kayun &#8211; Pemuda &#8211;   Kotamdya &#8211; Wijayakusuma &#8211; Jagung. Suprapto &#8211; Kalisari &#8211; Kalianyar &#8211;   Pengampon &#8211; St. Semut &#8211; Pasar Atom &#8211; Bibis &#8211; Karet &#8211; JMP &#8211; Krembangan &#8211;   Rajawali &#8211; Pesapen &#8211; Indrapura &#8211; Petekan &#8211; Kalimas Baru &#8211; Ujung Baru.</p>
<p>57. <strong>V</strong> Joyoboyo &#8211; Tambakrejo</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Raya Darmo &#8211; Urip Sumaharjo &#8211;   Basuki Rachmat &#8211; Gubernur Suryo &#8211; Yos Sudarso &#8211; Wijayakusuma &#8211; Ambengan &#8211;   Kusuma Bangsa &#8211; Ngaglik &#8211; Kapas Krampung &#8211; Tambaksegaran Wetan &#8211;   Tambakrejo &#8211; Makam Wr. Soepratman.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Tambakrejo &#8211; Tambak Segaran &#8211; Rangkah Besar &#8211; Kapas   Krampung &#8211; Tambaksari &#8211; Ambengan &#8211; Wijayakusuma &#8211; Gubeng Pojok &#8211; Pemuda &#8211;   Panglima Sudirman &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Raya Darmo &#8211; Raya Wonokromo &#8211; RSI &#8211;   Terminal Joyoboyo.</p>
<p>58. <strong>W</strong> Dukuh Kupang &#8211; Karang Menjangan</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Dukuh Kupang &#8211; Jarak &#8211; Girilaya &#8211; Pasar Kembang &#8211;   Pandegiling &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Basuki Rachmat &#8211; Embong Sawo &#8211; Kayun &#8211;   Raya Gubeng &#8211; Pemuda &#8211; Plaza Surabaya &#8211; Dr. Moestopo &#8211; Dr. Moestopo &#8211;   RS. Dr. Soetomo &#8211; Karang Menjangan.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Karang Menjangan &#8211; Gubeng Airlangga &#8211; Dharmawangsa &#8211;   SMU 4 &#8211; Moestopo &#8211; Gubeng Masjid &#8211; Stasiun Gubeng &#8211; Nias &#8211; Raya Gubeng &#8211;   Karimunjawa &#8211; Urip Sumoharjo &#8211; Kartini &#8211; Imam Bonjol &#8211; Pandegiling &#8211;   Raya Diponegoro &#8211; Girilaya &#8211; Jarak &#8211; Dukuh Kupang &#8211; UWK.</p>
<p>59. <strong>W</strong> Dukuh Kupang &#8211; Krampung &#8211; Kenjeran</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Dukuh Kupang (UWK) &#8211; Raya Dukuh Kupang &#8211;   Jarak &#8211; Girilaya &#8211; Pasar Kembang &#8211; Kedungsari &#8211; Tegalsari &#8211; Basuki   Rachmat &#8211; Gub Suryo &#8211; Yos Sudarso &#8211; Jagung Suprapto &#8211; Seruni &#8211; Kusuma   Bangsa &#8211; THR &#8211; Ngaglik &#8211; Pasar Kapas Krampung &#8211; Putro Agung &#8211; Karang   Asem &#8211; Kalijudan Madya &#8211; Kenjeran.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Kenjeran &#8211; Kalijudan Madya &#8211; Karang Asem &#8211;   Putro Agung &#8211; Krampung &#8211; Tambaksari &#8211; Ambengan &#8211; Ngemplak &#8211; Simpang   Dukuh &#8211; Gub. Suryo &#8211; Taman Apsari &#8211; Embong Wungu &#8211; Panglima Sudirman &#8211;   Embong Gayam &#8211; Basuki Rachmat &#8211; Tegalsari &#8211; Kedungsari &#8211; Pasar Kembang &#8211;   Diponegoro &#8211; Girilaya &#8211; Jarak &#8211; Dukuh Kupang &#8211; UWK.</p>
<p>60. <strong>WL</strong> Dukuh Kupang &#8211; Pasar Loak &#8211; Wonosari Lor</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Dukuh Kupang (UWK) &#8211; Putat Jaya Baru &#8211;   Simogunung &#8211; Raya Banyu Urip &#8211; Simorejo &#8211; Pasar Loak Dupak &#8211; Demak &#8211;   Gresik &#8211; Rajawali &#8211; Kebalen &#8211; KH. Mas Mansyur &#8211; Sasak &#8211; Nyamplungan &#8211;   Pasar Pegirian &#8211; Wonosari.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Wonosari &#8211; Pegirian &#8211; KH. Mas Mansyur &#8211; Kebalen &#8211; JMP &#8211;   Veteran &#8211; Indrapura &#8211; Gresik &#8211; Demak &#8211; Pasar Loak Dupak &#8211; Simorejo &#8211;   Banyu Urip &#8211; Simogunung Putat Jaya &#8211; Raya Dukuh Kupang &#8211; Terminal Dukuh   Kupang (UWK).</p>
<p>61. <strong>WB</strong> Bratang &#8211; Wonosari Lor</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Bratang &#8211; Menur Pumpungan &#8211; Klampis Jaya &#8211;   Kertajaya &#8211; Manyar Kertoajo &#8211; Karang Menur &#8211; Sri Ikana &#8211; Dharmawangsa &#8211;   RS. Dr. Soetomo &#8211; SMU 4 &#8211; Gerbong &#8211; Residen Sudirman &#8211; Ambengan &#8211;   Kusumabangsa &#8211; Kapasari &#8211; Simokerto &#8211; Simolawang &#8211; Sidodadi &#8211; Pegirian &#8211;   Nyamplungan &#8211; Iskandar Muda &#8211; Karang Tembok &#8211; Wonosari Lor &#8211; Bulak   Banteng.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Bulak Banteng &#8211; Wonosari Lor &#8211; Karang Tembok &#8211; Pegirian   &#8211; Sidodadi &#8211; Simolawang &#8211; Simokerto &#8211; Kapasari &#8211; Ngaglik &#8211; Tambaksari &#8211;   Residen Sudirman &#8211; Tampaksiring &#8211; Dr. Moestopo &#8211; SMU 4 &#8211; RS. Dr.   Soetomo &#8211; Dharmawangsa &#8211; Sri Ikana &#8211; Karang Menur &#8211; Kertajaya &#8211; Manyar   Kertoajo &#8211; Klampis Jaya &#8211; Menur Pumpungan &#8211; Manyar &#8211; Terminal Bratang</p>
<p>62. <strong>X</strong> Joyoboyo &#8211; Pabrik Paku &#8211; Tb. Sawah</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Pasar Wonokromo &#8211; A. Yani &#8211; Brigjen Katamso (Waru) &#8211; Kol. Sugiono &#8211; Gedongan &#8211; Tb. Sawah (industri).</p>
<p>63. <strong>Y</strong> Joyoboyo &#8211; Demak</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Joyoboyo &#8211; Diponegoro &#8211; Banyu Urip &#8211; Simo Kwagean &#8211;   Petemon Barat &#8211; Petemon Kali &#8211; Argopuro &#8211; Arjuno &#8211; Kalibutuh &#8211; Demak &#8211;   Sedayu.</p>
<p>64. <strong>Z</strong> Jembatan Merah &#8211; Benowo</p>
<p><strong>PP</strong> : Raya Benowo (Terminal Angkot) &#8211; Pasar Benowo &#8211; Raci &#8211; Pakal &#8211;   Pondok Benowo Indah &#8211; Babat Jerawat &#8211; Raya Sememi &#8211; SMU 12 &#8211; Moroseneng   &#8211; Kandangan &#8211; Manukan Kulon &#8211; Manukan Wetan &#8211; Margomulyo &#8211; Pertigaan   Greges Kalianak &#8211; Gresik gadukan &#8211; Gresik &#8211; Perak Barat &#8211; Rajawali   (SMP5) &#8211; Jembatan Merah.</p>
<p>65. <strong>Z1</strong> Ujung Baru &#8211; Benowo (lewat Margomulyo)</p>
<p><strong>Berangkat</strong> : Terminal Benowo &#8211; Raya Kendung Sememi &#8211; Raya Sememi &#8211;   Manukan Wetan &#8211; Margomulyo &#8211; Greges &#8211; Gresik &#8211; Tanjung sadari (Kodikal)   &#8211; Laksda M. Nazir &#8211; Prapat Kurung Utara &#8211; Perak Barat &#8211; Kalimas Baru &#8211;   Terminal Angkot Ujung Baru.</p>
<p><strong>Kembali</strong> : Terminal Ujung Baru &#8211; Perak Timur &#8211; Gresik &#8211; Greges &#8211;   Margomulyo &#8211; Manukan Wetan &#8211; Kandangan &#8211; Sememi &#8211; Raya Kendung Sememi &#8211;   Raya Pakal &#8211; Babat Jerawat &#8211; Benowo</p>
<p>66. <strong>Z1</strong> Ujung Baru &#8211; Benowo (lewat Tanjungsari)</p>
<p><strong>PP</strong> : Terminal Ujung Baru &#8211; Perak Barat &#8211; Perak Timur &#8211; Demak &#8211;   Dupak &#8211; Dupak Rukun &#8211; Pasar Loak &#8211; Tanjungsari &#8211; Suko Manunggal &#8211; Raya   Tandes &#8211; Manukan Wetan &#8211; Kandangan &#8211; Sememi &#8211; Raya Pakal &#8211; Babat Jerawat   &#8211; Benowo</p>
<p>67. <strong>BM </strong>(Bratang &#8211; Perumnas Menanggal)</p>
<p>Berangkat : Terminal Bratang &#8211; Nginden Kota &#8211; Manyar &#8211; Raya Nginden &#8211;   Prapen &#8211; Raya Jemursari &#8211; Tenggilis Tengah &#8211; Raya Tenggilis &#8211; Tenggilis   Mulya &#8211; Kendangsari Gg.Lebar &#8211; Raya Kendangsari Industri &#8211; Rungkut   Industri &#8211; Raya Kutisari &#8211; Kutisari Utara &#8211; Kutisari Selatan &#8211;   Siwalankerto Timur &#8211; Siwalankerto &#8211; A.Yani &#8211; Gayungan PTT &#8211; Gayungsari &#8211;   Gayungsari Barat &#8211; Wisma Pagesangan &#8211; Menanggal Utara &#8211; Terminal   Perumnas Menanggal.</p>
<p>Kembali : Terminal Perumnas Menanggal &#8211; Menanggal Utara &#8211; Wisma   Pagesangan &#8211; Gayungsari Barat &#8211; Gayungsari- Gayungan PTT &#8211; A.Yani &#8211;   Siwalankerto &#8211; Siwalankerto Timur &#8211; Kutisari Selatan &#8211; Kutisari Utara &#8211;   Kendangsari Industri &#8211; Kendangsari Gg.Lebar &#8211; Tenggilis Mulya &#8211; Raya   Tenggilis &#8211; Tenggilis Tengah &#8211; Raya Jemursari &#8211; Raya Prapen &#8211; Barata   Jaya XVII &#8211; Barata Jaya XIX &#8211; Bratang Binangun &#8211; Manyar &#8211; Raya Nginden &#8211;   Terminal Bratang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/berita-terbaru/rute-angkutan-surabaya/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daftar Kost Surabaya Barat</title>
		<link>http://www.hmakstory.com/alamat-kost-surabaya/daftar-kost-surabaya-barat/index.html</link>
		<comments>http://www.hmakstory.com/alamat-kost-surabaya/daftar-kost-surabaya-barat/index.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 May 2011 11:29:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Alamat Kost Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA["kost pasutri di surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[daftar alamat surabaya barat?]]></category>
		<category><![CDATA[daftar kos dekat upn veteran surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[daftar kos di dukuh kupang]]></category>
		<category><![CDATA[daftar kost di surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[daftar kost surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Kost Surabaya Barat]]></category>
		<category><![CDATA[daftar wifi surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[darmo baru barat 12]]></category>
		<category><![CDATA[free wifi di uwk surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[hotel murah dukuh pakis]]></category>
		<category><![CDATA[jalan dukuh pakis baru]]></category>
		<category><![CDATA[kos 800 surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kos bebas duku kupang timur]]></category>
		<category><![CDATA[kos daerah pakis dukuh kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kos di jalan raya dharmo surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kos di surabaya barat 2011]]></category>
		<category><![CDATA[kos harian sby manukan murah]]></category>
		<category><![CDATA[kos kamar mandi dalam manukan]]></category>
		<category><![CDATA[kos kamar mandi dalam surabay barat]]></category>
		<category><![CDATA[kos karyawati surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kos kebraon]]></category>
		<category><![CDATA[kos kos an murah di surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kos lengkap surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kos murah di dukuh pakis]]></category>
		<category><![CDATA[kos pria karyawan manyar]]></category>
		<category><![CDATA[kos putra di surabaya dekat sutos]]></category>
		<category><![CDATA[kos putri simpang darmo permai selatan surabaya 2011]]></category>
		<category><![CDATA[kos surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kost ac murah surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost bebas dukuh kupang surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost bulanan fasilitas hotel di surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost campuran di daerah pakis tirtosari/dukuh kupang murah,tenang]]></category>
		<category><![CDATA[kost cowok nirwana surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost cowok surabaya barat 500-700]]></category>
		<category><![CDATA[kost daerah darmo raya]]></category>
		<category><![CDATA[kost daerah pakis tirtosari]]></category>
		<category><![CDATA[kost daerah pakis tirtosari surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost dukuh kupang,ac]]></category>
		<category><![CDATA[kost harian bebas di surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost harian campur daerah surabaya jl pakis tirtosari]]></category>
		<category><![CDATA[kost harian di surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kost harian di surabaya daerah kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kost keluarga di surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kost mahasiswi uwk surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost murah di darmo]]></category>
		<category><![CDATA[kost murah di mayjen sungkono surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost murah di surabaya barat kamar mandi dalam]]></category>
		<category><![CDATA[kost pasutri daerah darmo permai surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost pasutri kupang pa jaan, kupang segunting surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost pasutri surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost pasutri surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kost putra jalan dukuh pakis surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost putra manyar kertoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[kost putri di kedunganyar surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost putri murah dekat ptc surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost raya darmo, surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kost surabaya barat daerah darmo putri]]></category>
		<category><![CDATA[kost surabaya daerah manyar harga 500]]></category>
		<category><![CDATA[kost surabaya murah ac kamar mandi dalam putri]]></category>
		<category><![CDATA[kost unesa ac]]></category>
		<category><![CDATA[kost untuk keluarga di surabaya barat]]></category>
		<category><![CDATA[kost wanita "raya darmo" surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[kost wanita ac surabaya murah 700rb]]></category>
		<category><![CDATA[tempat kos harian surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[tempat kos putri di manyar kertoadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.hmakstory.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah beberapa list daftar alamat kost di Surabaya Barat yang telah kami kumpulkan untuk mempermudah bagi kawan-kawan yang membutuhkan nya. Kost putri, Cuci setrika, Non AC, 550rb/bln Darmo Permai Timur II/41, Telp. 031 7314270 Kost putri, Dekat UWK, Bersih, Tenang, 300rb Jl. Dukuh Kupang, Telp. 031 60560993 Kost W/P/pasutri, Bebas, Bersih, Dekat TOL [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah beberapa list daftar alamat kost di <strong>Surabaya Barat</strong> yang telah kami kumpulkan untuk mempermudah bagi kawan-kawan yang membutuhkan nya.<span id="more-51"></span></p>
<ul>
<li><strong>Kost putri, Cuci setrika, Non AC, 550rb/bln</strong>
<p>Darmo Permai Timur II/41, Telp. 031 7314270</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost putri, Dekat UWK, Bersih, Tenang, 300rb</strong>
<p>Jl. Dukuh Kupang, Telp. 031 60560993</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost W/P/pasutri, Bebas, Bersih, Dekat TOL Sungkono, AC/Non, 375 – 800rb</strong>
<p>Telp. 031 70207171, 08123264242</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, Bangunan + perabot baru, K. mandi dalam, AC, Air panas, 1.5 – 2 juta</strong>
<p>Raya Dukuh Kupang Barat 16/54, Telp. 031 70905022</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost putri, Murah, AC/Non AC, Free Wifi</strong>
<p>Jl. Dukuh Kupang Barat 30/22, Telp. 031 70057030, 085852090341</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost putri, Tenang</strong>
<p>Jl. Kedung Anyar 8/18B, Telp. 031 70274828, 081231640965</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost putri, Murah, AC/Non AC, Free Wifi</strong>
<p>Jl. Dukuh Kupang Barat 30/22, Telp. 031 70057030, 085852090341</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost putri, Tenang</strong>
<p>Jl. Kedung Anyar 8/18B, Telp. 031 70274828, 081231640965</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost wanita</strong>
<p>Darmo Permai Timur, Telp. 031 40222024, 088805145762</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost karyawati, Baik-baik, AC/Non AC, Kamar besar, Spring bed, Tengah kota</strong><br />
Jl. Teuku Umar 5 ( Darmo ), Telp. 087851840001</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, AC, Dekat Mayjend Sungkono, Cuci setrika dalam, Bersih, Aman</strong>
<p>Jl. Wonokitri Besar, Telp. 031 77090181</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost exclusive, Fasilitas hotel, 50 m dari M. Sungkono</strong>
<p>Dukuh Pakis 23, Telp. 031 70286974</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost harian/bulanan, AC, TV kabel, K. mandi dalam, Cuci, LPG, L. Es</strong>
<p>Darmo Permai Selatan 9/14, Telp. 031 70631000</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, AC/ Non AC, Parkir luas, Dekat TOL</strong>
<p>Dukuh Kupang Barat I/120, Telp. 031 83733733, 031 70150400</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, AC, K. mandi dalam, TV kabel, Cuci, Garasi</strong>
<p>Darmo Permai Timur 4/44, Telp. 031 70701777, 087854270777</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, P/W/Pasutri</strong>
<p>Kebraon Kedunganyar, Telp. 08123077528, 031 70476897, 031 60359789 (Erna)</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, Fasilitas lengkap, AC, Spring bed, K. mandi dalam</strong>
<p>Dukuh Pakis 6A/7, Telp. 031 72812865</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost wanita/mahasiswi, Bersih, Aman, Dekat Carrefour</strong>
<p>Dukuh Kupang I/57, Telp. 081230026712</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost wanita/pria/pasutri, Bersih, AC/Non AC</strong>
<p>Dukuh Kupang Barat 8/23, Telp. 031 5661014, 031 77498381</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost putra</strong>
<p>Dukuh Kupang Garbis 29/10, Telp. 08165417843</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost pria, Murah, Bersih, Tenang &amp; Aman, Harga &amp; Fasilitas (NEGO)</strong>
<p>Sukomanunggal Jaya, Telp. 031 91784898</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost Elite, K. mandi dalam, Perabot lengkap</strong><br />
Jl. Raya Darmo Permai I/21, Telp. 0811330809, 031 70579789, 087854428155</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, K. mandi dalam, 350rb</strong>
<p>Daerah Lontar Citraland, Telp. 031 7417950</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, Fasilitas lengkap, AC, Harga : 900, 1 – 2juta, 1 – 3 juta</strong>
<p>Gunung Sari Indah, Telp. 08563038312, 031 72697961</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost karyawan/ti, AC/Non, Spring bed, Garasi mobil</strong>
<p>Manukan Tirto 21 G/1, Telp. 031 70762891, 082143471952</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost karyawan/ti, Baik<sup>2</sup>, Fasilitas lengkap, AC , Air panas, K. mandi dalam, TV</strong>
<p>Telp. 081332871649</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost, Fasilitas : Spring bed, Lemari, K.mandi dalam, Warnet</strong>
<p>Jl. Darmokali 1B, Telp. 031 77221849</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost ekslusif, 4×5, K. mandi dalam, Spring bed<br />
</strong><strong></strong>Raya  Manukan Krajan, Telp. 031 7414985, 031 71722212</li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Kost pria, AC/Non AC, Bersih, Tenang, Aman</strong>
<p>Perum Pratama Wiyung, Telp. 031 70282389</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong>Kost, Rumah baru, Indah , Bersih</strong>
<p></strong></strong>Banyu Urip Wetan 6/59 (Daerah Giant Diponegoro), Telp. 031 71238466, 03170687372</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong>Kost, Fasilitas lengkap</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Kencanasari IV/F33, Telp. 031 70535365, 085732692828, 031 91209559</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong>Kost putra/i/krayawan/ti/Kluarga</strong>
<p></strong></strong>Petemon III/133, Telp. 0315319952, 031 40011047</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong>Kost kar/PV/S/i/karyawati, Fasilitas lengkap, K. mandi dalam, Bersih, PAM</strong>
<p></strong></strong>Jl. Mastrip Karang Pilang, Telp. 031 86665792</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri, Rumah baru, Bersih, Sehat, Asri, AC/kipas angin</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Jl. Adityawarman (Belakang Roti Mely depan Sutos), Telp. 031 71651155</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, Lux, K. mandi dalam, AC, Spring bed</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Dukuh Pakis VI A-1H, Telp. 081934608664</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawan/ti/pasutri, AC/Non AC, Bersih, Tenang</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Darmo Permai Utara, Telp. 031 70446199, 085789170219</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost pasutri, Ls. 18m<sup>2</sup>, K. mandi dalam, Kunci sendiri, 350 – 450rb</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Pakis Tirtosari 17/34, Telp. 031 70752096</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri, 350rb</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Wisma Lidah Kulon A/117, Telp. 031 7531217, 081357927469</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, Fasilitas lengkap, K. mandi dalam, Air panas, Spring bed, TV, Lemari Es</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Dukuh  Kupang Gg VI, Telp. 081233263010</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, K. mandi dalam, 350-400rb/bln, 25rb/hari</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Pakis Tirtosari 82, Telp. 031 5674665, 081259593366</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost mahasiswa kedokteran, Kamar bersih</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kupang XXI/34, Telp. 031 70905157 (Imelda)</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, AC, Dekat Bukit Mas Tol Mayjend Carefour</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jajar Tunggal Selatan B-4E, Telp. 031 77315622, 085230888218</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost pasutri/karyawan/ti, Fasilitas memadai</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Simo Sidomulyo II/14, Telp. 031 5350937</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost VIP (Harian/bulanan), Fasilitas lengkap, Bersih, Nyaman</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Dukuh Kupang 19/12, Telp. 031 70150120, 081234400048</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri, AC, Bersih, Aman, Nyaman</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Valensia PA-4/5, Telp. 031 60665846, 031 70609923</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost wanita/rumah tangga (muslim)</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Jl. Pakis Tirtosari I/10, Telp. 031 70358208</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost laki-laki bujang</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Pulosari 3K/32, Telp. 031 5687738, 081332360150</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost L/P/S/I, AC/Non AC, K. mandi dalam, Garasi dalam</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kupang Barat 3/23, Telp. 031 91352935</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost wanita, 1 orang/kamar, Fasilitas lengkap, Tenang</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Darmo Baru Barat X/29, Telp. 031 71675023, 031 7311458</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, AC, Spring bed, K. mandi dalam</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Jl. Dukuh Pakis II/15, Telp. 031 72315817,  081934646680</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Homestay Exclusive, Fasilits lengkap</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Raya Darmo Permai, Telp. 031 7344976/78</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putra/i/karyawan/i/keluarga</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Petemon IIA/49, Telp. 031 5319952, 031 70879478</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Gloriana Homestay/Kost, Nyaman/Asri, Khusus putri, Full AC, Carport besar, Dekat PTC</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Simpang DPS, TElp. 085746452465</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost pasutri/bujang</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Sememi Jaya X Langgar/26, Telp. 0317402488, 031 70061812</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost P/W, AC /non AC, K. mandi dalam</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Dukuh Pakis G Vi C No. 15, Telp. 031 72723300</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawan/ti, K. mandi dalam, Aman, Bebas banjir, Dekat M. Sungkono</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Putat Indah Tengah 5, Telp. 031 91051970</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawati/mahasiswi/mahasiswa, AC (550rb), Non AC (400rb)</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>DPT 7/2, Telp. 031 70582942, 031 7322168</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost VIP  (harian/bulanan), AC, TV, K. mandi dalam, Aman</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Hercules 3 Kupang Indah (Dekat Tol), Telp. 031 71220620, 081234400049</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawan, Garasi sepeda, Spring bed, K. mandi dalam, Cuci setrika</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Petemon Barat 172A, Telp. 031 70607785, 08123057689</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, Fasilitas lengkap, Dekat Univ. WK</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kupang Gg. 11/24, Telp. 031 5688087 (Ibu Ti)</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong> <strong>Kost, Fasilitas lengkap</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Darmo Permai, Telp. 031 72024988, 031 71222908</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Putra/I, Karywan/I,Keluarga</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Simogunung Barat II A/29, Telp. 031 5319952/7089478</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Putri, Fasilitas : Nasi Putih + Cuci</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Manyar Kertoarjo Gg 6/6, Telp. 031 5941190</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost, AC/Non AC, K. Mandi dalam, Nyaman dan baru</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Raya Kedung Doro, Telp. 031 70916338, 0811333800</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri, Nyaman, Bersih, Ekonomis</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Kupang Jaya 136A, Telp. 031 72143821</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawati, Lyn DA, bebas banjr</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Raya Pakis, Telp. 031 70474704, 08123257012</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Putra/Putri, Fas AC/ TV, Bersih</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Telp. 31 5311243, 0315476772 (Nirwana)</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Putri / Kryawati / Mahasiswi, AC, Cuci Setrika</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Telp. 031 714003132, 0817598688</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Putri, Mahasiswa, Karyawati
<p></strong></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kupang Barat 12/5, Telp. 031 5685078</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri bersih, non AC, kamar mandi dalam, cuci, setrika </strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Darmo Permai Timur II/41 Telp. 031-70994083</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putra/putri/karyawan/karyawati/keluarga</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Jl. Petemon IIA/49 Hubungi dulu Telp. 31-5319952, 031-70879478</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost VIP ( harian/bulanan) AC, TV, kamar mandi dalam, bersih, aman</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Hercules 3 Dekat Tol Kupang Indah Telp. 031-71220620, 081234400049</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost wanita/mahasiswi, fasilitas garasi, air panas, AC, internet, TV kabel, harga 1,5 jt </strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Darmo Permai Timur 8/2 Telp. 081231044777, 031-78658177</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putra/putri, karyawan/karyawati/keluarga </strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl Simogunung Barat IIA/29 Hub. Dulu Telp.  031-5319952, 031-70879478</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Gratis 1 bulan Pria 500-700 rb AC baru bersih </strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kpang Barat 11/22 Telp. 031-70987579</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost AC bersih, cuci, setrika harga Rp 750 rb</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Hanya 3 menit ke Sutos Telp. 031-77090181</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost Khusus Wanita bersih, tenang, AC/non AC </strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Telp. 031-77522763</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost AC, springbed, kamar mandi dalam </strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Pakis II/15 Telp. 031-70309483, 087852761510</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri AC cuci setrika,  spring bed</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kupang 25/25A dekat Kampus WK Telp. 031-60319500</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri makan 2x Rp. 250 ribu</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Wisma Lidah Kulon A/117 Telp. 031-7590457, 031-7531217, 081357927469</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost AC, bersih, tenang</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Darmo Permai Utara Telp. 031-70446199</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost  karyawan/karyawati AC/non AC</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Dukuh Kupanng Timur XI/10A Telp 031-5684338</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost putri fasilitas lengkap, murah</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Darmo Baru Barat X/29 Telp. 031-71675023, 7311458</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost  Putri Non AC bersih, aman, nyaman</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Valensia PA-4/5 Telp 031-60665846, 031-70609923</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost pria wanita,non AC, kamar mandi dalam, garasi dalam</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Kupang Barat 3/23 Telp. 031-91352935</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost  putri baru, bersih, aman, murah, dekat Unesa</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Dukuh Karangan 4B/9A Telp. 031-91862400</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawan/karyawati kamar mandi dalam/luar, fasilitas lengkap, lokasi strategis</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl.Bomber No.4 Simogunung Telp. 031-5688374, 78430122</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost  pria-wanita harian/mingguan/bulanan, sendiri/berdua AC, TV,kamar mandi dalam bersih, bangunan baru, aman dijaga 24 jam fasilitas Café, salon</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Kupang Segunting III/19 daerah Pandegiling Telp. 0818500912</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost fasilitas lengkap harga Rp. 350 rb, 750 rb, 1250 rb, 1500 rb</strong><br />
</strong></strong><strong><strong></strong></strong>Jl. Gunung Sari Indah, Telp. 7269761 – 08563038312</p>
<p></strong></strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost karyawan/karyawati, kamar 4×3 AC spring bed, garasi mobil</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Manukan Tirto 21G/1, Telp. 031-70762891, 08885220267</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost pasutri, bebas, listrik, air, Rp. 300 rb/bulan</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Putat Jaya Barat 7/10,Telp 031-5610113</li>
</ul>
<ul>
<li><strong><strong><strong><strong><strong>Kost  harian/bulanan, dekat Bukit Mas tol Mayjen Sungkono</strong>
<p></strong></strong></strong></strong>Jl. Jajar Tunggal Selatan B-4E, Telp. 77315622, 085230888218</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.hmakstory.com/alamat-kost-surabaya/daftar-kost-surabaya-barat/index.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

